Beranda > Documents > Sistem Informasi

Sistem Informasi

SISTEM INFORMASI
didicross

I.
Control Performance dan Keamanan Sistem Informasi

1. Mengapa
Kontrol  Dibutuhkan

Seperti
asset yang lainnya, sumbu di system informasi hardware, software dan
data memerlukan perlindungan dalam membangun sebuah pengontrol untuk
menjamin qualitas dan keamanan maka dari itulah control diperlukan.

  • Apa yang dibutuhkan

    3 tipe
    pengontrol jurusan harus menghasilkan untuk menjamin kualitas dan keamanan
    system informasi, kategori dari control ini adalah :

    1. Kontrol System
      Informasi
    2. Cara Pengontrolan
    3. Pengontrolan Fasilitas
      Fisik

2. Kontrol
Sistem Informasi

Kontrol
system inforamsi adalah cara dan perlengkapan / alat yang mencoba untuk
memastikan keakuratan, ketetapan dan tata cara aktivitas system informasi
pengontrol harus menghasilkan untuk menjamin layaknya data masukan,
proses tekniknya, metode dan output informasi.

  • Kontrol Input

    Input dari
    sumber dokumen biasa juga dikontrol dengan register di dalam data buku
    jika mereka menerima data entry personel. Kenyataannya system
    yang digunakan mengakses catatan ketepatan rekaman, semuanya masuk kedalam
    sistem magnetic tetapi control yang jelas memelihara semua masukan system.

  • Proses Kontrol

    Suatu data
    dimasukan dengan benar ke dalam sistem komputer, dimana harus diproses
    dengan baik, proses kontrol menghasilkan untuk identitas kesalahan dalam
    perhitungan arithmetic dan operasi logika. Mereka juga sudah menjamin
    bahwa data tidak hilang atau tidak diproses. Proses kontrol bias juga
    termasuk  kontrol hardware dan kontrol software.

  • Kontrol Output

    Kontrol
    output menghasilkan untuk menajmin informasi produk sudah dikoreksi
    dan ditransmisikan ke pengguna kuasanya dalam sebuah waktu.

  • Kontrol Penyimpanan

    Ada 2 cara
    untuk melindungi data dari kerusakan :

    1. Mempertanggung jawabkan
      pengontrolan catatan program computer dan pengorganisasian data base
      mungkin juga memberikan untuk perpustakaan atau pengaturan data base.
    2. Banyak data base
      dan file terlindungi dari seseorang yang tidak berhak atau kecelakaan
      dalam penggunaanya dengan program keamanan dan memerlukan pengenalan
      yang pantas sebelum mereka dapat mengunakannya.
    1. Petunjuk
      Kontrol

    Petunjuk
    kontrol adalah metode yang spesifik bagaimana organisasi pelayanan informasi
    sebaiknya dioperasikan untuk keamanan maksimum. Mereka membantu keakuratan
    perawatan dalam organisasi sert kebenaran operasi tersebut dan sistem
    aktivitas pengembangan.

  • Pemisahan Kewajiban

    Pemisahan
    kewajiban merupakan prinsip dasar dari tata cara pengontrolan yang memerlukan
    kewajiban dari pengembangan sistem operasi computer dan pengontrolan
    data serta file program memberikan salian groups.

  • Petunjuk Standard
    an Dokumentasi / Penyimpanan

    Cara standar
    adalah penghasil yang khas dan perawatan manual dan membangun petunjuk
    pertolongan software. Dan dokumentasi juga tidak terhingga nilainya
    didalam perawatan sistem yang dibutuhkan dalam memperbaiki sistem yang
    telah dibuat.

  • Syarat Hak

    Syarat
    hak merupakan mengulang untuk tujuan proyek sistem penghasil, mengubah
    program atau sistem konpersi yang merupakan permasalahan yang berulang
    – ulang untuk peninjauan resmi sebelum hak diberikan.

  1. Kontrol Fasilitas
    Pemeriksaan Badan

    Pengontrol
    fasilitas pemeriksaan tubuh adalah cara melindungi bodi dari kehilangan
    atau kerusakan. Pusat computer adalah bagian utama yang harus dilindungi
    dari resiko kecelakaan, kerusakan secara alami, sabotase dan lain –
    lain.

    • Kontrol Pelindung
      Bodi

    Bagian
    keamanan maksimum dan pelindung kerusakan untuk sebuah instalasi computer
    memerlukan beberapa tipe kontrol. Beberapa computer inti dilindungi
    dari kerusakan menggunakan bagian pelindung seperti pendeteksi api dan
    sistem pengeluar api.

    • Kontrol Telekomunikasi

    Proses
    telekomunikasi  dan kontrol software dimulai dari sebuah peraturan
    dalam aktivitas kontrol data komunikasi dalam penambahan data bias di
    transmisikan dalam  ‘scramble’ bentuk ‘ unscrambled’ dengan
    hanya sistem komputer untuk hak penggunanya. Metode kontrol lainnya
    digunakan penggunanya seperti penghubung otomatis.

    • Pengontrol Kesalahan
      Komputer

    Departemen
    pelayan informasi khasnya mengambil langkah untuk mencegah kesalah pelengkapan
    dan meminimkan efek kerukan.

    • Asuransi

    Ulasan
    asuransi cukup memberikan jaminan untuk perlindungan computer menggunakan
    perusahaan. Kerugian dapat dikokohkan dalam kejadian dari kecelakaan,
    malapetaka, penipuan dan resiko lainnya.

  1. Kontrol Setelah
    Pemakaian Komputer

    Kita
    juga mendikusikan perusahaan – perusahaan yang mengambil tindakan
    untuk menjamin kualitas dan keamanan

  1. Harga Sistem Kontrol
    Informasi

    Pengguna
    sumber sistem informasi meliputi pengeluaran yang besar. Harga akhir
    pengguna komputer  tak terdaftar, harga hardware bagian dan tujuan
    prose informasi tetapi mereka mempunyai manfaat potongan.  Dalam
    tangan orang lain harga akan naik. Harga software termasuk gaji dari
    sistem dan personel program.

  1. Sistem Informasi
    Pmeriksaan Keuangan

    Ada
    dua dasar pendekatan untuk pemeriksaan keuangan aktivitas proses informasi
    dari komputer berdasarkan sistem informasi, keduanya adalah :

    1. Pemeriksaan seluruh
      dari computer

    Pemeriksaan
    dari computer meliputi pemeriksaan yang akurat dan kebenaran adri input
    dan output   komputer atnpa evaluasi program komputer yang
    sudah datanya di proses.

    1. Pemeriksaan melalui
      computer

    Pemeriksaan
    keuangan melalui komputer meliputi pemeriksaan yang akurat dan benar
    dari program komputer yang memeproses data,  selagi baik dimana
    input dan output  dari sistem computer. Pemeriksaan keuangan melalui
    computer memerlukan pengetahuan berupa operasi computer dan pemprogaman.

12. Perangkat
Lunak Komputer

12.1. Jenis-jenis
Software

  • System Software:
    • Operating System
      (OS) : Windows, MacOS, Linux, BSD, Darwin
    • Programming Languages
      : asembly, pascal, C, C++, .. perl, php, java
    • System Utility :
      scandisk, fdisk, ..
  • Application Software
    • Custom-made Software
      / Custom Software / Tailor-made Software
    • Commercial Software
      / Package Software :

      • wordprocessor,
      • desktop publishing,
      • spareadsheet,
      • database management
        system,
      • graphics software,
        dsb

Situs
directory (pengelompokan, klasifikasi) software:

12.2. Bahasa Pemrograman

Tahap
penyusunan software:

  • Flowchart, algoritma
    : konsep rencana pemecahan masalah
  • Coding : menuliskan
    algoritma dalam bahasa program tertentu
  • Compiling: kompilator
    menterjemahkan bahasa tingkat tinggi ke dalam bahasa mesin yang dimengerti
    komputer
  • Interpreter: menggunakan
    virtual machine yang dapat memahami bahasa tingkat tinggi
  • Running : menjalankan
    program
  • Debugging: memperbaiki
    kesalahan program

Urutan tersebut
tidak baku. Dalam pelaksanaan beberapa tahap digabung, dipertukarkan,
atau ditiadakan.

Peserta diharapkan
mengerti bagaimana komputer berpikir (secara terstruktur).

12.2.1. Logika
Pemrograman

Program Control
Structures:

  • Sequential : urut.
    Setiap langkah dikerjakan satu per satu secara terurut dari langkah
    awal hingga langkah terakhir.
  • Branch, selection,
    decision : pencabangan.
  • Loop, iteration,
    repetition : pengulangan

Dokumentasi
program :

  • flowchart
  • pseudocode, algoritma

  • Dokumentasi: cara
    menulis, mengarsipkan, membuat catatan, keterangan, menyampaikan.
    Dokumentasi BUKAN berarti merekam sesuatu kemudian disimpan untuk dikenang.
  • Trend baru: dokumentasi
    disertakan dalam file program (source code). Contoh pada perl script,
    java dan javascript

Contoh Program
Flowchart

Flowchart:
program sederhana
Flowchart program
yang menggunakan branch
Flowchart program
yang menggunakan loop

Contoh pseudocode
untuk program yang sama dengan flowchart di atas.

Masukkan
nilai jmlBrg dan hrgSat

harga =
jmlBrg x hrgSat

Cetak nilai
harga

Masukkan nilai jmlBrg
dan
hrgSat

IF jmlBrg
> 100 THEN

harga = 90% x jmlBrg x hrgSat

ELSE

harga = jmlBrg x hrgSat

END IF

Cetak nilai harga

Masukkan nilai jmlBrg
dan hrgSat

REPEAT WHILE jmlBrg
< 10

Cetak pesan “Tidak
boleh kurang dari 10”

Masukkan nilai
jmlBrg dan hrgSat

END REPEAT

12.2.2. Bahasa
Pemrograman Procedure-oriented

Contoh program
yang dibuat dengan bahasa pemrograman procedure-oriented (mis: QBASIC)

CLS

INPUT “Masukkan
jumlah barang yang dibeli:”, jmlBrg

INPUT “Masukkan
harga satuan:”, hrgSat

harga = jmlBrg
* hrgSat

PRINT “Harga
yang dibayar:”, harga

END

CLS

INPUT “Masukkan
jumlah barang yang dibeli:”, jmlBrg

INPUT “Masukkan
harga satuan:”, hrgSat

IF jmlBrg >
100 THEN

harga = 0.9 * jmlBrg
* hrgSat

ELSE

harga = jmlBrg
* hrgSat

END IF

CLS

INPUT “Masukkan
jumlah barang yang dibeli:”, jmlBrg

INPUT “Masukkan
harga satuan:”,hrgSat

WHILE jmlBrg <
10

PRINT “Tidak
boleh kurang dari 10”

INPUT “Masukkan
jumlah barang yang dibeli:”, jmlBrg

INPUT “Masukkan
harga satuan:”,hrgSat

WEND

END

12.2.3. Bahasa
Pemrograman Object-oriented

OOP mencakup
5 konsep dasar:

  1. Class
  2. Object
  3. Properties
    / Attributes
  4. Event
  5. Method /
    Procedure
    / Operations

Objects memiliki
sifat umum:

  • encapsulation:
    sebuah object merupakan unit yang berdiri sendiri; object mencakup data
    dan instruksi yang terkait.
  • inheritance
    : semua karakteristik sebuah class akan dimiliki oleh object yang dibuat
    berdasarkan class tersebut
  • polymorphism:
    setiap object dapat memahami dan melaksanakan perintah-perintah yang
    diterimanya, sesuai dengan sifat object itu sendiri.

12.2.4. Kesalahan
Pemrograman

  • syntax error:
    kesalahan karena penulisan perintah tidak sesuai dengan aturan. (coding,
    compiling)
    contoh: mau menuliskan
    PRINT tetapi terketik ORINT (salah ketik, salah ejaan).
  • logical error
    : kesalahan karena logika pemrograman (algoritma) tidak benar
  • numerical error:
    • original data
      error
      : data yang dihitung memang salah
    • truncation error
      : hitung
      ((100 / 3) * 3)
      = 99
    • round off error
      : hitung
      ((100 / 3) * 3)
      = 99,9999
    • propagated error
      :

12.3. Perangkat
Lunak Aplikasi

Perangkat lunak
aplikasi umumnya dapat menangani data jenis:

  • text: type face,
    type size (satuan point = 1/72″), type weight, type style, font
  • numbers
  • pictures
  • sound
  • video

12.4. Hak Cipta
Perangkat Lunak

  • Perangkat lunak
    gratis:

    • freeware
    • public domain
  • Perangkat lunak
    dengan hak cipta

    • copyrighted software
    • shareware
  • Masalah: software
    piracy

Tips menyusun algoritma
atau flowchart

  1. Baca masalahnya.
    – tentu saja –🙂
  2. Tentukan input,
    output, proses. Bayangkan penyelesaian masalah tersebut sebagai sebuah
    sistem. Proses secara global dapat dianggap sebagai sebuah ‘black box’.
  3. Flowchart untuk
    membantu melihat (visualisasi) diagram alur kejadian. Jika bingung dengan
    bentuk gambar node flowchart, abaikan dulu pemilihan bentuknya.
  4. Tulis algoritma,
    berikan catatan dalam kalimat yang manusiawi jika perlu

Contoh:

Buat algoritma
atau flowchart untuk menentukan apakah sebuah bilangan merupakan bilangan
ganjil atau genap.

  • Masalahnya sudah
    dibaca? Bisakah anda ulangi pertanyaan tersebut dengan kalimat sendiri
    tanpa harus melihat seluruh cerita?
  • Tentukan:
    • input: sebuah bilangan
      sembarang, asumsikan input dari sebuah alat input (misal: keyboard)
    • output: pernyataan
      “bilangan ganjil”, “bilangan genap”
  • proses:
    gimana sih caranya? Bilangan genap: habis dibagi dua. Jika dibagi dua,
    maka hasilnya adalah bilangan bulat utuh.
    Fungsi apa saja yang sudah tersedia?

Simbol-simbol
flowchart

Flow line Arah alur program
Terminator Awal, akhir program atau proses
Persiapan, inisialisasi Mengisi harga awal, kondisi-kondisi
awal
Proses Proses perhitungan atau pengolahan
input, output input atau output data, parameter,
informasi lain
predefined process sub program atau sub proses.
proses yang didefinisikan di dalam flowchart lain
decision Pemilihan langkah
on page connector penghubung ke bagian lain
flowchart di halaman yang sama
off page connector penghubung ke bagian lain
flowchart yang ada di halaman lain

Soal Latihan

  1. Buat algoritma untuk
    menentukan apakah suatu bilangan merupakan bilangan prima (atau bukan).
  2. Bual algoritma untuk
    menghitung perkalian hanya dengan operator penjumlahan.
  3. Buat algoritma untuk
    mencetak N buah bilangan prima yang pertama.
  4. Buat algoritma untuk
    menentukan jenis akar persamaan kuadrat!
  5. Buat algoritma untuk
    menghitung jumlah N suku dari deret aritmatika : Sn = 3 + 7 + 11 + ……
    + (4n-1)
  6. Buat algoritma untuk
    menghitung faktorial dari suatu bilangan.
  7. Buat flowchart untuk
    mencetak pasangan nilai X dan Y dengan persamaan Y = X3 – 2X +1. Cobalah
    untuk nilai dari –10 sampai 10 !

II. KEJAHATAN
KOMPUTER, ETIKA DAN MASYARAKAT

  1. Pengaruh Komputer
    Pada Masyarakat

    Aplikasi
    social dari komputern termasuk menggunakan komputer dalam memecahkan
    masalah sosial seperti masalah kejahatan.Dampak social ekonomidari komputer
    memberikan pengaruh dari masyarakat termasuk dari penggunakan komputer.Contoh
    komputerisasi proses produksi memiliki dampak negatif seperti berkurangnya
    lahan kerja bagi manusia. Hal ini disebabkan karena pekerjaan yang bias
    dilakukan oleh manusia sekarang dilakukan oleh komputer. Dampak positifnya
    yaitu konsumen diuntungkan dengan hasil produk yang berkualitas dan
    memiliki harga yang lebih murah.

  • Aplikasi komputer
    didalm masyarakat

    Komputer
    memiliki banyak dampak yang menguntungkan dalam masyarakat ketika digunakan
    untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan dan social. Aplikasi social
    yang dapat digunakan dalam komputer seperti diagnosa kedokteran, CAT,
    rencana program pemerintahan, kontrol kualitas dan pelaksanaan undang-undang.
    Komputer bias digunakan untuk mengontrol kejahatan melalui bermacam-macam
    pelaksanaan undang-undang atau hokum yang mengizinkan penegak hokum
    untuk mengidentifikasi dan bertindak cepatuntuk bukti dari kejahatan.
    Komputer juga digunakan untuk memantau tingkat polusi udara dan air.

  • Pengaruh komputer
    pada pekerjaan dan hasil produksi

    Pengaruh
    komputer pada pekerjaan dan halis produksi secara langsung  dapat
    dilihat pada penggunaan komputer untuk otomatisasi aktif. Tidak ada
    keraguan bahwa penggunaan komputer telah menghasilkan pekerjaan baru
    dan menambah hasil produksi, dsementera itu dilain pihak mengurai kesempatan
    kerja yang menyebabkan banyaknya pengangguran. Para pekerja yang dibutuhkan
    biasnya harus memiliki keahlian analisis system, program komputer dan
    menjalankan komputer.

  • Pengaruh pada persaingan

    Komputer
    mengizinkan perusahaan besar untuk menjadi lebih efisien atau strategi
    memperoleh keuntungan dari pesaing. Hal ini bias memiliki beberapa dampakanti
    persaingan. Bisnis perusahaan kecil yang bias bertahan dikarenakan ketidak
    efisienan dari perusahaan besarapakah sekarang dikendalikan atau diserap
    oleh perusahaan besar.

  • Pengaruh pada kualitas
    hidup

    Komputer
    hanyalah sebagian yang bertanggung jawab sebagai standar hidup yang
    tinggi dan pertambahan waktu luang untuk waktu orang yang santai. Komputer
    dapat menjadi peningkatan dalam kualitas hidup karena mereka dapat meningkatkan
    kondisi kualitas pekerjaan dan kandungan aktivitas kerja.

  • Pengaruh pada kebebasan

    Informasi
    rahasia yang dimiliki seseorang didalam pusat data komputer pemerintah,
    dan bisnis pribadi perwakilan. Perusahaan dapat terjadi penyalah gunaan
    dan ketidak adilan lainnya. Akibat dari pelanggaran tyerhadap kebebasan.

Pekerjaan dan
Produktivitas

Aplikasi Sosial

Individu

Pribadi

Persaingan

Kualitas Hidup

Kriminal

Dampak Komputer
Pada Masyarakat

  1. Kejahatan Komputer

    Kejahatan
    terhadap computer dapat menimbulkan ancaman karena merupakan tindakan
    yang tidak bertanggung jawab terhadap sekelompok kecil pengguna computer
    dan seseorang dapat mengambil keuntungan di akibatkan tersebut.

    • Kejahatan computer
      pada bidang hukum

    Dalam sebuah
    pembukaan hukum mengatakan bahwa kejahatan kompuetr meliputi acces dari
    dokumen penting dalam komputer (Digunakan oleh pemerintah federal)
    atau pengoperasian.

    • Contoh – contoh
      kejahatan komputer
    1. Pencurian uang
    2. Virus computer
    3. Layanan pencurian
    4. Pencurian data dalam
      program
    5. Memperbanyak program
    6. Mengubah data
    7. Pengrusakan program
    8. Pengrusakan data
    9. Pelanggaran terhadap
      kebebasan
    10. Pelanggaran trhadap
      undang – undang atau hukun internasional
    • Sistem informasi
      dan kejahatan komputer

    Kejahatan
    terhadap komputer dan penjahat komputer  merupakan tantangan utama
    terhadap perkembangan sistem informasi. Perkembangan sistem, serta sistem
    akutansi haruslah benyak memggunakan  cara pengontrolan dan merundingkan
    sebelum sistem tersebut dibangun dan merawat sistem keamanaannya.

Komputer

Komputer
ialah sebarang peralatan/mesin/alat yang digunakan untuk memproses maklumat/informasi
berpandukan kepada prosedur/arahan yang ditetapkan.

Jadual
isi kandungan

[<a href=”javascript:toggleToc()”sorok]

Mukadimah

Seseorang pemilik
komputer peribadi perlu mengenali komponen-komponen komputernya yang
berlainan. Pengetahuan mengenai nama, bentuk fizik serta fungsi komponen-komponen
komputer peribadi akan membantu seseorang apabila dia berhadapan dengan
masalah atau ketika menggunakan komputer peribadi yang lain. Pengetahuan
ini juga akan menjadikan seseorang itu lebih yakin apabila menggunakan
komputer multimedia apatah lagi sekiranya komputer itu bukanlah yang
sering digunakan olehnya sebelum ini. Lebih khas lagi bagi guru-guru
untuk tujuan pengajaran dan pembelajaran. Dengan itu mari kita menyelami
pengetahuan mengenai komponen-komponen asas yang terdapat pada sesuatu
komputer peribadi.

Pada dasarnya,
perkataan komputer bermaksud ahli kira (compute). Ahli
kira bertugas untuk melakukan pengiraan matematik samada dengan pertolongan
alat mekanik atau tidak. Seterusnya hasil kiraan dialih ke mesin. Pada
asalnya, tugas “komputer” hanyalah khusus kepada penyelesaian
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Matematik&#8221;matematik, tapi komputer moden digunakan untuk
pelbagai tugas lain yang tidak berkaitan dengan matematik.

Definisi

Takrifan asal
Komputer, seperti yang disebut di atas, hanya merangkumi peralatan khusus
yang boleh mengira(compute) satu fungsi(single tasking)
atau berbilang fungsi(multi tasking) yang terhad. Sekiranya mengambil
kira Komputer moden, salah satu ciri-ciri yang membezakannya dengan
komputer awal ialah: sekiranya dimasukkan dengan
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Perisian&#8221;perisian-perisian(software) yang sesuai,
komputer moden berkemampuan untuk meniru (emulate) sebarang pengiraan.
Namun kemampuan ini dibatasi oleh kapasiti muatan storan(hard disk)
,
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Memori&action=edit&#8221;memori (ram) serta kelajuan <a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemprosesan&action=edit&#8221;pemprosesan (processor). Dalam erti kata
lain, kemampuan ini boleh diguna sebagai ujian untuk membezakan komputer

“serba-guna” dengan komputer awal yang hanya khusus untuk
kerja-kerja tertentu. Komputer juga boleh definisikan sebagai satu sistem
yang mengendalikan simbol-simbol elektronik dengan cepat dan tepat dan
direka khas untuk menerima, memproses, menyimpan dan mengeluarkan hasil(output)
Lihat
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Sejarah_perkembangan_komputer&#8221;Sejarah
perkembangan komputer
.

Penggunaan
Komputer

Pada awalnya,
komputer digit elektronik, dengan saiz dan kosnya yang besar, hanya
digunakan untuk pengiraan saintifik, selalunya untuk tujuan ketenteraan,
contohnya
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/ENIAC&#8221;ENIAC.

Komputer
Benam

Dalam masa
20 tahun ini, kebanyakan peralatan rumah, seperti
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsol_Mainan_Video&action=edit&#8221;Konsol Mainan Video, sehingga <a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Telefon_mudah-alih&action=edit&#8221;telefon
mudah-alih
, perakam
video kaset,
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=PDA&action=edit&#8221;PDA, dan banyak lagi; jentera industri,
kenderaan, dan alat elektronik lain; kesemuanya mengandungi litar komputer
yang Turing-sempurna. Komputer yang digunakan di dalam peralatan untuk
fungsi tertentu, dikenali sebagai “microcontroller” atau “Komputer
benam” (embedded computer). Komputer jenis ini hanya berfungsi
untuk memproses maklumat tertentu sahaja.

Komputer
Peribadi

Kebanyakan
masyarakat umum lebih mengenali komputer sebagai
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Komputer_Peribadi&#8221;Komputer Peribadi.

Bagaimana
Komputer berfungsi

Teknologi dalam
komputer digital telah melalui perubahan besar sejak komputer yang pertama
pada tahun 1940. Namun kebanyakannya masih menggunakan senibina (architecture)
von Neumann, yang dicadangkan oleh John von Neumann pada awal 1940-an.

Senibina von
Neumann menyatakan komputer dibahagi kepada 4 bahagian utama: Unit Aritmetik
dan Logik (Arithmetic and Logic Unit – ALU), litar pengawal (control
circuitry
), memori (memory), dan alat input-output (I/O).
Kesemua bahagian ini disambung bersama oleh wayar-wayar, yang dikenali
sebagai “bas”.

Ingatan

Di dalam sistem
komputer, ingatan (memory) ialah jujukan bait (numbered byte
sequence
) (seperti sel), di mana setiap satunya mengandungi sebutir
maklumat. Maklumat tersebut mungkin adalah arahan (instruction)
untuk komputer, dan setiap sel menyimpan serpihan data yang diperlukan
komputer untuk menjalankan arahan.

Secara amnya,
ingatan boleh diguna semula lebih sejuta kali. Ia lebih berupa pad lakaran,
daripada batu tablet yang hanya boleh ditulis sekali.

Saiz setiap
sel, dan bilangannya, berbeza di antara satu komputer dengan komputer
yang lain. Begitu juga dengan
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Teknologi&#8221;teknologi memori tersebut, daripada denyutan
elektromekanik, seterusnya tiub raksa, seterusnya kepada susunan matriks
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Magnet&#8221;magnet kekal, seterusnya kepada <a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Transistor&action=edit&#8221;transistor, dan seterusnya <a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Litar_bersepadu&#8221;litar bersepadu (integrated circuit) yang mengandungi
berjuta
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Kapasitor&action=edit&#8221;kapasitor dalam sebiji cip (chip).


Pemprosesan

Unit Aritmetik
dan Logik (ALU), ialah alat yang melaksanakan operasi asas, seperti
operasi aritmetik (tambah, tolak, darab, dan sebagainya), operasi logik
(AND, OR, NOT) dan membandingkan operasi. Unit ini melakukan tugas sebenar
dalam komputer.

Unit pengawal
(Control Unit), menyelia slot-slot yang menyimpan arahan (instruction)
terkini, seterusnya memberitahu ALU tentang operasi yang perlu dilakukan
serta menerima maklumat yang perlu (daripada memori) untuk melaksanakan
operasi tersebut. Kemudiannya ia menghantar kembali hasil operasi ke
kedudukan memori yang sesuai. Setelah itu, Unit Pengawal akan beralih
kepada arahan yang seterusnya.


Input-Output

Unit Input-output
membenarkan komputer menerima maklumat daripada dunia luar, dan menghantar
keputusan maklumat kembali ke dunia luar. Terdapat pelbagai bentuk alat
I/O, daripada
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Papan_kekunci&#8221;Papan
kekunci
, <a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Skrin&action=edit&#8221;skrin, <a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Cakera_liut&#8221;Cakera
liut
, kepada alat
yang luar biasa, seperti
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Webcam&action=edit&#8221;Webcam.

Kesemua alat
(peranti) input mengkod (encode) maklumat kepada data supaya
boleh diproses oleh sistem komputer digital. Alat (peranti) output pula
menyahkod (decode) data komputer kepada maklumat yang boleh difahami
oleh pengguna komputer.

Arahan
(Instruction)

Arahan komputer
bukanlah arahan berbunga seperti bahasa manusia. Komputer hanya mempunyai
arahan-arahan mudah yang terhad. Arahan biasa yang disokong oleh kebanyakan
komputer adalah seperti: Salin kandungan sel 123, dan letak salinan
ke sel 456; tambahkan kandungan sel 666 ke sel 042, dan letak hasil
tambahan ke sel 013; sekiranya sel 999 adalah 0, arahan seterusnya ialah
pada sel 345.

Arahan-arahan
tersebut diwakili sebagai angka (numbers). Contohnya, Kod untuk
“Salin” mungkin adalah 001. Set Arahan yang disokong oleh
komputer dipanggil
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahasa_Mesin&action=edit&#8221;Bahasa
Mesin
. Secara praktiknya,
arahan untuk komputer biasanya tidak ditulis dalam bentuk Bahasa Mesin,
tapi dalam bentuk
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Pengaturcaraan&#8221;Bahasa
Pengaturcaraan

Tahap Tinggi (High Level Programming Language). Bahasa pengaturcaraan
kemudiaanya dialihbahasa kepada Bahasa Mesin dengan menggunakan Program
Komputer khas (seperti
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Pengkompil&#8221;Pengkompilcompiler, atau Interpreter).

Sesetengah
bahasa pengaturcaraan adalah dalam bentuk yang hampir dengan Bahasa
Mesin, contohnya
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahasa_Penghimpun&action=edit&#8221;Bahasa
Penghimpun
(assembler)
– (juga dikenali sebagai Bahasa Tahap Rendah – Low level language);
Manakala sesetengah bahasa mengguna prinsip yang jauh berbeza dengan
operasi mesin, contohnya
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Prolog&action=edit&#8221;Prolog.


Senibina (Architecture)

Komputer moden
meletak ALU (Unit Aritmetik dan Logik) dan Unit Pengawal di dalam satu
litar bersepadu yang dikenali sebagai
<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Unit_Pemproses_Pusat&#8221;Unit
Pemproses Pusat

(Central Processing Unit – CPU). Kebiasaanya, memori komputer
akan diletak pada beberapa litar bersepadu kecil berhampiran dengan
CPU. Alat-alat yang lain dalam komputer adalah bekalan kuasa dan alat
input-output.

Fungsi sebuah
komputer secara prinsipnya agak jelas. Komputer menyambut arahan dan
data daripada memori. Arahan kemudiannya dilaksanakan, hasilnya disimpan,
dan seterusnya menyambut arahan yang berikutnya pula. Prosedur ini diulang
sehingga komputer itu ditutup.


Program

<a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Program_komputer&#8221;Program
Komputer
ialah
satu senarai arahan yang besar untuk dilaksana oleh komputer. Kebanyakan
Program Komputer mempunyai berjuta arahan, dan kebanyakan daripada arahan-arahan
tersebut dilaksanakan berulang-kali. Sebuah Komputer peribadi yang moden
berupaya melaksanakan lebih kurang 2-3 Billion arahan per saat.

Pada masa sekarang,
kebanyakan komputer berupaya melaksanakan lebih dari satu program pada
satu masa. Keupayaan ini dinamakan multitugas (multitasking).
Walaupun secara kasarnya, seolah-olah komputer melakukan dua kerja sekaligus,
sebenarnya CPU melaksanakan arahan daripada satu program dahulu, kemudian
beralih ke program yang satu lagi pada jangka masa sejenak. Jangka masa
sejenak ini dipanggil
<a href=”http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Hirisan_Masa&action=edit&#8221;Hirisan
Masa
(Time Slice). <a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Sistem_Pengoperasian&#8221;Sistem Pengoperasian ialah program yang mengawal perkongsian
masa ini.

Contoh <a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Sistem_pengoperasian&#8221;sistem pengoperasian yang membenarkan multitasking ialah <a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Windows&#8221;Windows dan <a href=”http://ms.wikipedia.org/wiki/Unix&#8221;Unix.


Sistem pengendalian

Sistem pengendalian
ialah sistem yang menentukan program apa yang perlu dilaksanakan, dan
sumber apa (memori atau I/O) yang perlu digunakan. Sistem pengendalian
membekalkan perkhidmatan (service) kepada program lain, contohnya
kod (driver) yang membolehkan pengaturcara menulis program untuk
mesin tanpa perlu mengetahui lebih terperinci tentang alat elektronik
pada sistem komputer.

Introduksi
Dewasa ini, komputer atau disebut PC sudah berada hampir di semua Rumah,
Gedung atau perkantoran. Kebanyakan komputer lebih sering digunakan
untuk keperluan ketik-mengetik, film, musik dan permainan. Padahal komputer
juga bisa digunakan untuk keperluan pengontrolan peralatan listrik rumah
tangga seperti lampu, kipas angin dan lain-lain dengan memanfaatkan
Paralel Port (Port printer) pada komputer tersebut.
Dalam dunia komputer, port adalah satu set instruksi atau perintah sinyal
dimana microprocessor atau CPU (Central Processing Unit) menggunakannya
untuk memindahkan data dari atau ke piranti lain. Penggunaan umum port
adalah untuk berkomunikasi dengan printer, modem, keyboard dan display.
Kebanyakan port-port komputer adalah berupa kode digital, di mana tiap-tiap
sinyal atau bit adalah berupa kode biner 1 atau 0.
Maka dalam project kali ini, yaitu mencoba memanfaatkan fungsi dari
paralel port dengan membuat program aplikasi komputer beserta peralatan
yang nantinya dapat digunakan dalam hal pengendalian perangkat listrik.
Dalam hal pembuatan program aplikasi tersebut akan dibuat dengan menggunakan
Bahasa Pemrograman Delphi dan rangkaian Relay sebagai pengatur arus
daya tinggi. Adapun untuk implementasinya nanti bisa diterapkan pada
perangkat listrik yang ada di rumah.

Project ini sebelumnya
merupakan proyek tugas akhir saya dulu sewaktu menyelesaikan program
Diploma 3, dan masih dibilang sangat sederhana, sengaja saya publish
disini, dengan melakukan perubahan seperlunya, meskipun pembahasan tentang
pemanfaatan parralel port sudah banyak dibahas di internet.

Adapun yang nanti kita
buat adalah pertama kita akan membuat rangkaian pengontrol relay sebagai
pengatur arus daya tinggi yang nantinya dihubungkan dengan program aplikasi
komputer yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman delphi dan
tidak lupa dengan bantuan file Inpout32.dll yang bisa anda download
disini.

Diagram Pin Parallel
Port

Ada dua macam konektor parallel port,
yaitu 36 pin dan 25 pin. Konektor 36 pin dikenal dengan nama Centronics
dan konektor 25 pin dikenal dengan DB25. Centronics lebih dahulu ada
dan digunakan dari pada konektor DB-25. DB-25 diperkenalkan oleh IBM
(bersamaan dengan DB-9, untuk serial port), yang bertujuan untuk menghemat
tempat. Karena DB-25 lebih praktis, maka untuk koneksitor parallel port
pada komputer sekarang hanya digunakan DB-25.
Di komputer, konektor parallel port yang terpasang adalah DB-25 betina
, sehingga kabel penghubung keluar adalah DB-25 jantan. Susunan/bentuk
DB-25 tampak seperti gambar

Dari 25 pin konektor
DB-25 tersebut, hanya 17 pin yang digunakan untuk saluran pembawa informasi
dan yang berfungsi sebagai ground 8 pin. Ketujuh belas saluran informasi
itu terdiri dari tiga bagian, yakni data 8 bit; status 5 bit; dan control
4 bit. Bit control dan status berfungsi dalam “jabat tangan” dalam
proses penulisan data ke paralel port. Berikut ini tabel fungsi dari
pin konektor DB-25.

Gambar Komunikasi
Data Komputer dan Parallel Port

Diagram Blok Rangkaian
Pengontrol Relay

Rangkaian relay pengontrol
digunakan sebagai komponen kontrol untuk peralatan yang beroperasi dengan
tegangan DC atau AC, sehingga memberikan perlindungan bila terjadi kerusakan
port pada komputer. Rangkaian ini menggunakan relay magnetic 12 volt.
Relay magnetic ini merupakan sebuah kumparan dengan induktansi spesifik
yang menyebabkan sebuah kontak atau sambungan untuk membuka atau menutup
ketika arus spesifik memuatnya. Sambungan ini akan tetap pada posisinya
sampai arus turun yang nantinya dikendalikan oleh program aplikasi komputer
yang penulis buat.
Transistor 2N2222A menutup dan membuka arus dan dioda Zener 1N4148 serta
1N4002 menjaga kerusakan komputer dan transistor karena kumparan pada
relay mempunyai induktansi yang besar ketika arus disumbat sehingga
membangkitkan tegangan yang besar.

Rincian Kebutuhan Komponen Pembuatan
Relay Untuk 4 Terminal

1 Resistor 1 kilo ohm 12 buah
2 Dioda 1N4148 dan 1 N4002 12 buah

3 Konektor Parallel Port DB-25 1 Pasang
4 Transistor 2N2222A 4 Buah
5 Lampu indikator 3 Volt 8 Buah
6 Relay DC 12 Volt 4 Buah
7 Kabel serabut 30 meter
8 Switch Logam 12 pasang
9 Papan Sirkuit 30×10 cm
10 Transformator AC/DC 1 Buah
11 Larutan logam 100 gram


Sample Gambar Rangkaian Pengontrol
Relay Yang Sudah Jadi

Gambar Rangkaian
Pengontrol Relay Tampak Samping

Main Program Aplikasi


Petunjuk Pemasangan Perangkat
Sebelum melakukan instalasi perangkat listrik terlebih dahulu harus
disiapkan perangkat listrik yang akan dihubungkan ke program sistem
kendali beserta kabel dan terminal listrik. Setelah itu hubungkan kabel
yang kedua ujungnya terdapat konektor DB-25 dan hubungkan salah satu
ujung kabel tersebut ke konektor parallel port (port printer) pada komputer.
Kemudian ujung kabel yang satunya lagi dihubungkan ke rangkaian pengontrol
relay.
Setelah rangkaian pengontrol relay dihubungkan ke konektor parallel
port pada komputer, lalu hubungkan perangkat listrik ke kabel no pin
yang ada pada rangkaian pengontrol relay yang terdiri dari 12 pin kabel
atau untuk kendali 12 jenis perangkat listrik. Namun jika penggunaan
perangkat jumlahnya lebih dari 12 perangkat, sambungannya bisa disusun
secara seri, misalkan jika perangkatnya ada 24, untuk 1 no pin kabel
bisa dipasang 2 perangkat yang disusun secara seri.
Setelah instalasi perangkat dilakukan, hubungkan kabel power eksternal
pada rangkaian pengontrol relay ke terminal listrik sebagai arus listrik
eksternal yang pengendalian arusnya nanti dilakukan oleh program aplikasi
yang diterapkan pada komputer. Kemudian jalankan program sistem kendali
perangkat listrik pada komputer.
Keterangan :

Untuk instalasi/pemasangan perangkat listrik dalam jumlah besar seperti
perangkat listrik atau lampu yang ada di rumah, bisa dilakukan dengan
terlebih dahulu menentukan instalasi kabel perangkat untuk tiap ruangan,
dan untuk arus eksternal bisa dibuat terminal untuk masing-masing perangkat
namun pusat kendali sakelar dihubungkan ke rangkaian pengontrol relay
yang disambungkan ke konektor parallel port pada komputer

Petunjuk Pengoperasian Program

a. Cara Kerja Program
Cara kerja dari perangkat lunak yang dibuat adalah ketika menjalankan
program sistem kendali perangkat listrik secara otomatis program akan
mengecek dan memanggil file sistem inpout32.dll pada file sistem program
Sistem Kendali Perangkat Listrik yang telah dibuat, setelah proses pemanggilan
file sistem berhasil, selanjutnya program akan membaca alamat port data.
b. Program Utama Sistem Kendali Perangkat Listrik
Tampilan program utama seperti tampak pada gambar. Adapun untuk program
utama tersebut tediri dari panel kontrol perangkat dan 10 tombol menu
:
Dalam pengoperasian program ini yaitu dengan menekan tombol yang diinginkan
menggunakan mouse atau dengan menekan kombinasi tombol keyboard (shortcut
keyboard).
c. Sub Menu Status Sambungan

Gambar Sub Menu Status Sambungan
Fungsi : Mengetahui status sambungan register port data
Cara Pengoperasian :
Pada saat sub menu status sambungan dijalankan lalu klik tombol proses
dengan menggunakan mouse setelah itu tunggu indikator proses sampai
menunjukan angka 100 persen. Adapun hasil pembacaannya ditunjukan dengan
kondisi OK atau NO sesuai dengan alamat bit dan no pin.
d. Sub Menu Set timer

Gambar Sub Menu Set Timer
Fungsi : Mengatur waktu pengendalian otomatis
Cara Pengoperasian :

Pada sub menu set timer ini terdiri dari tata waktu penyalaan otomatis
dan tata waktu mati otomatis, untuk mengoperasikannya yaitu dengan mengisi
jam dan menit pada kotak edit perangkat lalu ceklis kotak checkbox setelah
itu tekan tombol aktifkan untuk memulai menjalankan timer otomatis,
maka pada saat itu program akan mengatur sistem pengendalian perangkat
secara otomatis sesuai waktu yang telah ditentukan.
Tekan tombol non-aktif untuk membatalkan operasi pengesetan tata waktu
otomatis dan tombol tutup untuk keluar dari sub menu set timer.
e. Tombol Hidupkan Arus
Fungsi : Membangkitan arus listrik ke seluruh perangkat
Cara Pengoperasian :
Untuk menjalankan dengan mengklik tombol hidupkan arus atau dengan menekan
kombinasi tombol keyboard Ctrl + O, ketika tombol diklik maka program
akan membangkitkan aliran listrik ke seluruh perangkat yang terhubung
melalui rangkaian pengontrol relay, yang menyebabkan perangkat dalam
kondisi menyala.
f. Tombol Matikan Arus
Fungsi : Memutuskan arus listrik yang mengalir ke seluruh perangkat

Cara Pengoperasian :
Untuk menjalankan dengan mengklik tombol matikan arus atau dengan menekan
kombinasi tombol keyboard Ctrl + M, ketika tombol diklik maka program
akan memutuskan seluruh aliran listrik ke setiap perangkat yang terhubung,
melalui rangkaian pengontrol relay, yang menyebabkan perangkat dalam
kondisi mati.
g. Sub Menu Pengaturan
Fungsi : Mengatur informasi setiap perangkat yang terhubung.
Cara Pengoperasian :
Dengan cara mengisikan informasi pada kotak edit untuk masing-masing
perangkat, kemudian klik tombol simpan. Sedangkan untuk melihat informasi
mengenai perangkat yang terhubung yaitu dengan mengklik tombol buka.
Untuk keluar dari sub menu pengaturan klik tombol tutup.

Gambar Sub Menu Pengaturan Informasi
Perangkat
h. Tombol Sembunyikan

Fungsi : Menyembunyikan
program utama ke mode system try
Cara Pengoperasian :
Untuk menjalankan dengan mengklik tombol sembunyikan atau dengan menekan
kombinasi tombol keyboard Ctrl + H, ketika tombol diklik maka program
utama akan menghilang dan berpindah ke mode system try, namun program
akan tetap aktif. Fungsi ini lebih baik dijalankan ketika mengaktifkan
mode kendali waktu otomatis sehingga program akan terjaga dari penyalahgunaan
oleh pengguna lain.

Author & Coding
Dede Kurniadi

Referensi

Emu8086 Inc., 2004,
Emu8086 version 2.58: Documentation and Tutorials, http://www.emu8086.com.

Pranata, Antony, 2003. Pemrograman Borland Delphi 6. Edisi 4. Yogyakarta
: Andi Ofset.
Sudono, Agus, 2004. Memanfaatkan Port Printer Komputer Menggunakan Delphi.
Semarang : Smart Books.
Soedjono, dkk, 1994. Membuat Aneka Alat Elektronik. Cetakan Ketiga.
Jakarta : PT. Rosda Jayapura.
Sutandi, Dwi, 2003. I/O Bus dan Motherboard. Edisi Pertama. Yogyakarta
: Andi Ofset.

Download Daftar
Lengkap Program Aplikasi dan Komponen

Keterangan Jenis Ukuran Count Download
Aplikasi (delphi) Source Code 1,4 Mb <a href=”http://www.teknisoft.net/project/sourcecode.zip&#8221;Download
Aplikasi Install Installer/Binary 11 Mb <a href=”http://www.teknisoft.net/project/diskskpl.zip&#8221;Download
Artikel Lengkap Acrobat Reader 500 Kb <a href=”http://www.teknisoft.net/kontak.dpr&#8221;Download
Inpout32.dll File Lib 12 Kb <a href=”http://www.teknisoft.net/project/inpout32.zip&#8221;Download
Komponen System Try Source Pas 6 Kb <a href=”http://www.teknisoft.net/download/component/tryicon.zip&#8221;Download

RANCANGAN SISTEM
KONTROL OPERASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR

Oleh :

Binsar Nababan

F126010051
/TEP

E-mail: nababanid@yahoo.com

Abstrak.

Rancangan ini,
digunakan untuk mengklasifikasikan pemakai dalam mengoperasikan sistem
operasi PLTA, sehingga pemakai hanya dapat mengoperasikan instruksi-instruksi
yang terdapat pada sistem perangkat lunak (software), sesuai
wewenang dan tanggung jawab yang diberikan padanya. Rancangan ini menggunakan
prinsip struktur pohon (tree), dengan klasifikasi pemakai tiga
tingkatan yaitu  pemakai utama (super user),  ketua kelompok (group
leader)
dan  pemakai biasa (reguler user). Rancangan klasifikasi
pemakai ini, menggunkan dua nomer yaitu nomer kelompok (g) dan nomer
anggota (m). Kedua nomer tersebut mempunyai nilai 0 sampai dengan 255.
Dari percobaan simulasi yang dilakukan, terlihat bahwa rancangan ini,
sangat efektif mengontrol pemakai dalam pengoperasian PLTA.

    1.
    PENDAHULUAN

Energi, merupakan
suatu kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia.
Semakin maju suatu negara, semakin  besar energi yang dibutuhkan. Bila
ditinjau dari sumber pengadaan energi Dunia saat ini, sumber dari migas,
merupakan sumber utama yang digunakan. Sumber migas yang terdapat di
Bumi kita, sangat terbatas, dan pada suatu saat akan habis, oleh karena
itu berbagai penelitian dilakukan para peneliti untuk menemukan sumber
energi diluar migas, sebagai sumber energi alternatif yang dapat dimanfaatkan
sesuai kebutuhannya. Indonesia sebagai negara yang terletak digaris
hkatulistiwa, yang mempunyai daratan yang ditumbuhi hutan belantara
yang luas beserta gunung / pegunungan yang  didalamnya banyak sungai-sungai
mengalirkan air dari hulu ke hilir sampai kelautan lepas  yang terhampur
luas disertai gemuruhnya ombak , dengan penyinaran sinar surya sepanjang
tahun, dengan hembusan angin yang terdapat diseluruh wilayah Indonesia.
Keberadaan wilayah Indonesia yang begitu beragamnya sumber energi alternatif
yang dapat dimanfaatkan, merupakan tantangan bagi para peneliti Indonesia,
untuk melakukan penelitian/ kajian untuk menendapatkan sumber energi
alternatif yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi  sesuai
kebutuhan. Salah satu  sumber energi alternatif yang dapat dikembangkan
adalah pembangkit listrik tenaga air. Pembangkit listrik tenaga air
dapat beroperasi sesuai dengan rancangan sebelumnya, bila mempunyai
daerah aliran sungai (DAS) yang potensial sebagai sumber air untuk memenuhi
kebutuhan dalam pengoperasian pembangkit listrik tenaga air tersebut.

Pada operasi pembangkit listrik tenaga air tersebut, perhitungan keadaan
air yang masuk pada waduk / dam tempat penampungan  air, beserta besar
air yang tersedia dalam waduk / dam dan perhitungan besar air yang akan
dialirkan melalui pintu saluran air untuk menggerakkan turbin sebagai
penggerak sumber listrik tersebut, merupakan suatu keharusan untuk dimiliki,
dengan demikian kontrol terhadap air yang masuk maupun yang didestribusikan
kepintu saluran air untuk menggerakkan turbin harus dilakukan dengan
baik, sehingga dalam operasi pembangkit listrik tenaga air tersebut,
dapat dijadikan sebagai dasar tindakan pengaturan efesiensi penggunaan
air maupun pengamanan seluruh sistem, sehingga pembangkit listrik tenaga
air tersebut, dapat beroperasi sepanjang tahun, walaupun pada musim
kemarau panjang. Kontrol tersebut dapat dilakukan dengan malakukan analisa
terhadap keadaan air melalui perhitungan-perhitungan hidrologi yang
tersedia pada pusat kontrol operasi pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Analisa keadaan air dilakukan  dengan  bantuan program-program yang terintegrasi
dalam sistem perangkat lunak (software) yang diinstal pada sistem
komputer yang tersedia pada pusat kontrol. Setiap operasi yang dilakukan
dalam sistem kontrol mengikuti instruksi-instruksi yang diberikan oleh
para operator maupun pimpinan operasi yang berhubungan dengan  operasi
pembangkit listrik tenaga air maupun tindakan keputusan dalam rangka
pengamanan seluruh sistem, dengan demikian setiap pemberi instruksi
dalam pengoperasian harus bertanggung jawab terhadap hasil operasi yang
terjadi. Bila seluruh instruksi yang terdapat dalam sistem perangkat
lunak dapat dioperasikan setiap orang, maka dapat mengakibatkan kesalahan
fatal terhadap operasi PLTA  dari orang yang tidak bertanggung jawab.
Misalnya, bila dipuncak musim hujan, dengan volume air yang mengalir
dari seluruh sungai yang masuk ke waduk / dam sudah melebihi kemampuan
daya tampung waduk / dam, yang seharusnya harus segera diintruksikan
pembukaan maksimum pintu pembungan air keluar dari waduk / dam, tidak
diberikan instruksi, sehingga dapat mengakibatkan jebolnya tanggul waduk/dam,
karena tidak dapat menahan tekanan air yang masuk ke waduk / dam  begitu
dahsyat atau pada musim kemarau panjang seseorang memberikan instruksi
pembukaan maksimum pintu pembungan air keluar dari waduk / dam, sehingga
terjadi pengeringan waduk / dam, sehingga sistem pembangkit listrik
tenaga air tersebut tidak dapat beroperasi. Dengan demikian kerugian
yang terjadi sangat besar, yang dialami masyarakat maupun pemerintah.
Pengoperasian pembangkit listrik tenaga air ini, harus dilakukan perhitungan
yang teliti terhadap besar bukaan pintu saluran air yang mengalirkan
air keturbin, sesuai air yang tersedia dalam waduk / dam, dan sesuai
dengan kebutuhan. Berapa besar bukaan pintu saluran air yang dibuka
dan berapa besar listrik yang dihasikan, telah diperhitungan pada perancangan
seluruh sistem PLTA, baik konstruksi secara menyeluruh, perangkat keras
pendukung lainnya maupun dalam peroces sistem perangkat lunaknya. Jadi
keseimbangan air yang tersedia dalam waduk / dam, merupakan parameter
penting yang harus diperhatikan dengan baik.Untuk menghindari atau pengendalian
terhadap kemungkinan masalah diatas, maka dibutuhkan sistem kontrol
untuk mengontrol dan mengendalikan  setiap orang yang mengoperasikan
sistem pembangkit listrik tenagai air tersebut. Sistem kontrol yang
dirancanga ini, merupakan sistem yang mengklasifikasikan para pemakai
sistem operasi PLTA, untuk mengoperasikan sistem pembangkit listrik
tenaga air tersebut, sesuai wewenang dan tanggung jawab yang diberikan.
Jadi setiap orang yang akan mengoperasikan sistem pembangkit listrik
tenaga air tersebut, hanya dapat memberikan instruksi sesuai wewenang
dan tanggung jawabnya. Untuk mengklasifikasikan setiap orang dalam pengoperasian
sistem pembangkit listrik tenaga air tersebit, dilakukan berdasarkan
sistem kunci (password).

    2.
    TINJAUAN PUSTAKA

Pada prinsipnya
ada beberapa parameter yang mempengaruhi operasi pembangkit listrik
tenaga air, antara lain :

    ·
    Keberadaan Air

    ·
    Konstruksi pintu saluran air

2.1. Keberadaan
Air

Untuk dapat
mengoptimalkan pengoperasiann pembangkit listrik tenaga air, baik dalam
keadaan musim penghujan maupun musim kemarau panjang, diperlukan perhitungan
besar volume air yang tersedia dalam waduk / dam, guna perhitungan berapa
besar debit air yang harus dialirkan melalui pintu air yang dialirkan
keturbin. Bila terjadi banjir, berapa besar volume air yang harus dibungan
keluar dari waduk / dam melalui pintu pembungan air, sehingga tetap
terjadi keseimbangan air dalam waduk / dam, dengan demikian dapat dihindari
kerusakan bangunan waduk / dam maupun perangkat keras pendukung lainnya.
Untuk kebutuhan perhitungan keadaan air baik yang akan masuk  maupun
yang berada dalam waduk / dam, dilakukan pengukuran terhadap parameter
yang mempengaruhi keadaan air yang akan masuk maupun yang ada dalam
waduk/dam. Pengukuran tersebut dilakukan pada berbagai stasiun ukur
yang tersebar pada daerah tangkap sungai (DAS) dalam waduk / dam tersebut.
Data hasil pengukuran  yang diproleh pada stasiun pengukuran, ditransmisikan
melalui media komunikasi yang digunakan ke pusat kontrol operasi pembangkit
listrik tenaga air untuk diproces sesuai fungsinya dalam sistem kontrol
tersebut.  Pada perhitungan keberadaan air tersebut, ada beberapa parameter
yang harus diperhatikan antara lain  (3) (4)
:

    a.       Aliran
    permukaan ( surface flow)

    b.      Aliran
    dasar ( Base flow)

    c.       Tinggi
    muka air

Aliran permukaan
dan aliran dasar dipengaruhi intensitas curah hujan dan lama turunnya
hujan. Semakin tinggi intensitas curah hujan dan semakin lama waktu
turunnya hujan, semakin besar aliran permukaan dan aliran dasar sungai.
Tinggi permukaan dipengaruhi aliran permukaan dan aliran dasar. Semakin
besar aliran permukaan dan aliran dasar, semakin tinggi muka air yang
terjadi, sehingga semakin besar volume air yang mengalir ke dalam waduk
/ dam.

    d.      Kehilangan
    air karena keadaan lingkungan

Paremeter kehilangan
air yang disebabkan keadaan lingkungan, dipengaruhi antara lain :

    ·
    Suhu udara                 :   semakin tinggi suhu udara, semakin besar kehilangan air

    ·
    Kelembaban               :   semakin kecil  kelembaban (humidity),semakin besar
    kehilangan air

    ·
    Kecepatan angin        :   semakin cepat kecepatan angin berhembus, semakin besar
    kehilangan air

    ·
    Penyinaran Matahari :   semakin panas dan semakin lama penyinaran matahari,
    semakin besar

kehilangan
air

    e.       Keadaan
    daerah aliran sungai (DAS)

Parameter keadaan
daerah aliran sungai (DAS) dipengaruahi beberapa parameter, antara lain
:

    ·
    Vagitasi                     :   semakin rapat tumbuhnya tumbuh-tumbuhan (pohon) dalam DAS,

semakin besar
aliran dasar sungai

    ·
    Penduduk                  :    semakin padat / ramai penduduk yang bermukim dalam DAS, semakin

besar kehilangan
air

    ·
    Industri                      :   semakin banyak industri yang beroperasi dalam DAS, semakin
    besar

kehilangan
air

    2.2.  Konstruksi
    Saluran Air ke Turbin

Kecepatan gerakan
turbin, dipengaruhi oleh besar tekanan aliran air yang dialirkan keturbin.
Besar tekanan aliran air yang dialirkan tersebut, dipengaruhi debit
air yang dialirkan beserta konstruksi dan penempatan saluran air yang
mengalirkan air tersebut. Semakin lebar diameter dan semakin tinggi
pintu saluran air dibuka, semakin besar debit air yang dialirkan, semakin
tinggi tekanan air yang terjadi masuk ke turbin.  Selain hal tersebut
diatas, rancangan dan peletakan saluran air tersebut, juga mempengaruhi
tekanan air yang dialirkan ke turbin. Semakin besar perbedaan sudut
antara  posisi saluran pintu masuk air dari waduk / dam   (Q2) dengan posisi
saluran pintu air keluar yang mengalirkan air masuk ke turbin (Q1) pada
gambar 1, semakin besar tekanan air yang mengalir masuk ke turbin, dengan
demikian perputaran turbin semakin cepat. Semakin cepat perputaran turbin,
semakin besar listrik yang terjadi. Bentuk peletakan posisi saluran
air yang mengalirkan air ke turbin, dipaparkan pada gambar 1 (5).

Q1

Q2

Air masuk

Air keluar


            • Gambar
              1. Bentuk posisi pintu saluran masuk air dan keluar, dengan Q1 = sudut
              posisi peletakan

                • pintu
                  keluar air dengan garis horizontal, Q2 = sudut posisi peletakan pintu
                  saluran  air

                • masuk
                  dari waduk/dam dengan garis horizontal.

Data hasil
pengukuran yang  ditransmisikan ke pusat kontrol operasi pembangkit listrik
tenaga air tersebut diproces sesuai kebutuhan masing-masing data tersebut.
Dari hasil olahan data tersebut, diketahui berapa besar listrik yang
dapat dihasilkan dari setiap operasi yang dilakukan, berdasarkan besar
debit air yang  dialirkan melalui pintu saluran air ke turbin, beserta
keputusan apa yang segera diinstruksikan untuk dioperasikan, dalam upaya
pengamanan sistem pembangkit listrik tenaga  air  secara  menyeluruh.   Block

diagram   alur   data   hasil   pengukuran dipaparklan pada  gambar 2.

Pusat

Pengendali

Operasi Pembangkit Listrik
Tenaga Air S t1 Stn

WD

Pi1 Po1

T

L

Pin Pon

    • Gambar 2. Block diagram alur data hasil
      pengukuran, dengan St1 s/d Stn = stasiun ukur
      pada DAS,

WD = stasiun
ukur pada waduk / dam, Pi1 s/d Pin = pintu-pintu
masuk air ke saluran air,

Po1
s/d Pon = pintu-pintu keluar air dari saluran, T = turbin,
L = listrik yang dihasilkan

3. PERANCANGAN
SISTEM KONTROL OPERASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR

Pada perancangan
sistem kontrol operasi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) ini, dititik
beratkan pada pengendalian operasi dengan menggunakan perangkat lunak.
Hal ini, dilakukan dengan pertimbangan bahwa pada umumnya operasi PLTA,
dikendalikan dengan menggunakan instruksi-instruksi yang terdapat  dalam
program-program yang tersedia pada sistem perangkat lunak (software).
Jadi pada rancangan ini, pemakai sistem PLTA dikendalikan dengan menggunakan
sistem perangkat lunak yang tersedia dalam pusat pengendalian operasi
PLTA.

3.1. Sistem
Kunci  ( password )

Sistem  kunci

( password ) adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengklasifikasikan
pemakai sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab yang diberikan pada
pemakai. Pemakai sistem harus mempunyai  kunci ( password ) yang
telah dirancang dalam sistem perangkat lunak yang ada pada sistem operasi
PLTA tersebut. Bila pemakai ingin mengoperasikan sistem PLTA, maka pemakai
harus memasukkan kuncinya ( password)  yang dimiliki sesuai yang
telah diinstal pada sistem perangkat lunak tersebut. Setiap pemakai
sistem yang telah memasukkan kuncinya ( password ), maka kunci
(password) tersebut akan diperiksa terlebih dahulu dalam  file
kunci (password) pada sistem perangkat lunak, apakah sesuai dengan
yang ada dalam sistem, bila sesuai maka sistem dapat dioperasikan sesuai
wewenang dan tanggung jawab yang diberikan padanya, tetapi bila tidak
sesuai, maka pemakai tersebut ditolak berarti sistem tidak dapat dioperasikan
yang bersangkutan. Bila  pemakai tetap mencoba ingin mengoperasikan sistem,
namun tetap ditolak, maka pada penolakan yang ke empat, alarm isyarat
kewaspadaan akan berbunyi disertai berkedip-kedipnya lampu tanda bahaya
( hal ini terjadi bila sistem dilengkapi perangkat pendukung untuk operasi
isyarat tanda bahaya tersebut).

Pada perancangan
sistem  kunci (password) ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan
antara lain :

·
Jumlah personil yang mengoperasikan PLTA

·
Nama-nama personil yang mengoperasikan PLTA

·

Klasifikasi personil yang mengoperasikan PLTA

·
List program yang ada dalam sistem perangkat lunak  pada sistem operasi
PLTA

Pada perancangan
ini, ada beberapa tahapan yang dilakukan, antara lain :

·
Perancangan klasifikasi personil yang mengoperasikan PLTA

·
Pembuatan struktur direktori

·
Perancangan file kunci (password) personil yang mengoperasikan
PLTA

·
Perancangan sistem perizinan personil yang mengoperasikan PLTA

3.2.   Perancangan
Klasifikasi Pemakai

Perancangan
klasifikasi personil yang mengoperasikan sistem operasi PLTA berdasarkan
dua nomer yang menentukan tingkat kedudukan dalam sistem perizinan pengoperasian
sistem operasi PLTA. Nomer tersebut sebagai dasar penentuan klasifikasi
maupun direktori pemakai. Nomer tersebut adalah nomer kelompok yang
disimbol dengan  g dan nomer anggota yang disimbol dengan m.

Kedua nomer ini mempunyai harga  0
sampai 255. Dari kedua nomer ini, pemakai sistem operasi PLTA
diklasifikasikan sesuai wewenang dan tanggung jawab yang diberikan.
Klasifikasi pemakai tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok
yaitu (1) (2) :

·
Pemakai utama (Super use)

Kelompok pemakai
ini, merupakan pemakai utama yang tidak dibatasi oleh pembatasan sistem
perizinan, berarti kelompok ini dapat mengoperasikan seluruh instruksi
yang terdapat dalam sistem perangfkat lunak. Pemakai pada kelompok ini,
mempunyai simbol $, dengan nomer
kelompok 255 dan nomer anggota 255.

·
Ketua kelompok (Group leader)

Kelompok pemakai
ketua kelompok (group leader) merupakan ketua kelompok  dalam
suatu kelompok pemakai yang dibatasi sistem perizinan untuk mengoperasikan
instruksi yang ada dalam sistem perangkat lunak. Kelompok ini, hanya
dapat mengoperasikan filenya sendiri dan yang satu kelompok dengannya.
Jadi tidak dapat mengoperasikan file diluar kelompoknya. Kelompok
ini mempunyai nomer  kelompok 255
dan  nomer anggota 0 sampai 254,

dengan simbol #.

·
Pemakai biasa (Reguler user)

Kelompok pemakai
ini, merupakan pemakai biasa yang mempunyai nomer group 0
sampai 254 dan nomer member 0

sampai 255, dengan simbol %.
Pemakai kelompok ini, dibatasi sistem perizinan untuk mengoperasikan
sistem operasi PLTA. Pemakai kelompok ini, hanya diizinkan mengoperasikan
filenya sendiri sesuai wewengan dan tanggung jawab yang diberikan padanya.

3.3.    Pembuatan
Struktur Direktori.

Direktori adalah
sejenis direktori yang dipelihara sistem operasi. Direktori berisi peta
hubungan antara nama dari suatu dokumen dan struktur tingkatannya pada
sistem perangkat lunak secara menyeluruh. Pada prinsipnya sistem operasi
serentak ( multi user), struktur direktorinya adalah struktur
pohon (tree) yang diberi simbol dengan tanda  /, yang disebut
direktori akar. Direktori ini membawahi beberapa direktori yang terintegrasi
dalam sistem perangkat lunak. Rangkaian direktori yang dimulai dari
tana /, sampai direktori pemakai yang dituju dinyatakan path

name. Path name ini, digunakan sebagai jalur untuk mencari direktori
yang dioperasikan. Pembuatan struktur direktori ini, dimaksudkan untuk
pembentukan direktori masing-masing pemakai sistem operasi PLTA, guna
membedakan (mengklasifikasikan) direktori satu pemakai dengan pemakai
lainnya. Pembuatan direktori ini, dilakukan dengan menentukan klasifikasi
pemakai yaitu pemakai utama (super user), ketua kelompok (group
leader)
dan pemakai biasa (reguler user). Dari klasifikasi
pemakai tersebut, dibuat struktur hirarkinya dalam bentuk pohon (tree),
dengan node-node masing-masing nama pemakai sesuai klasifikasinya.  Salah
satu contoh bentuk struktur direktori pemakai sistem operasi PLTA, dipaparkan
pada gambar 3.

/

Lib

Bin

Tuti

Tino

Agus

Lita

Lily

Lina

/


Gambar 3. Salah
satu contoh  bentuk struktur direktori pemakai sitem operasi PLTA

3.4.   Pembuatan
File Kunci (Password)

Pada pembuatan
kunci (password), sipemakai kunci (password) harus mempunyai
direktori sendiri. Untuk penandaan direktorinya, kunci (password)

pemakai dimasukkan keatributnya, sesuai dengan nomer kelompok dan nomer
anggotanyanya pada kunci (password) yang ditentukan sebelumnya.
Langkah-langkah pembuatan file kunci (password) tersebut, sebagai
berikut :

·
Permintaan direktori pemakai dengan instruksi  mkdr / user / nama pemakai
;

·
Pemasukan direktori ke atribut pemakai dengan instruksi  chattr / user
/ nama – dir g = g1  m=m1;

·
Membuat file kunci ( password) dengan instruksi  ed / config /
pass ;

·
Menyimpan file kunci  ( password) dengan instruksi w dan enter.

File kunci
(password) tersebut berisi antara lain :

·
Nama pemakai

·
Kode kunci (password)

·
Nomer klasifikasi pemakai

·
Kelompok klasifikasi pemakai

Dari gambar
3 diatas, dapat dibuat file kunci (password) pemakai seperti
nama yang tertera pada gambar tersebut.

Bin

Bi

255. 255

user / super

Tuti

Tu

255.0

user /

group leader

Tino

Ti

255.1

user /
group leader

Agus

Ag

0.0

user / reguler

Lita

Li

0.1

user / reguler

Lily

Ly

1.0

user / reguler

Lina

Na

1.1

user / reguler

3.5.   Sistem

Perizinan

Sistem perizinan
pada sistem kontrol ini, dimaksudkan untuk pembatasan setiap orang dalam
mengoperasikan sistem operasi PLTA. Pembatasan ini, diperlukan untuk
menjamin bahwa setiap orang yang mengoperasikan sistem operasi PLTA,
hanya mengoperasikan operasi sesuai wewenang dan tanggung jawab yang
diberikan padanya. Pembatasan ini dilakukan pada file dokumen sesuai
dengan sifat perizinan yang diberikan pada sipemakai untuk dioperasikannya.

Sifat-sifat
perizinan yang dapat diberikan, antara lain (1) :

·
Baca  (Read), disimbol dengan R, menyatakan bahwa pemakai dapat
membaca dokumen

·
Tulis  (Write), disimbol dengan W, menyatakan bahwa pemakai dapat
menulis dokumen

·
Tambahkan (Append), disimbol dengan A, menyatakan bahwa pemakai
dapat menambah dokumen pada file

tanpa mengubah
file sebelumnya

·
Eksekusi (Execute), disimbol dengan E, menyatakan bahwa pemakai
dapat mengeksekusi dokumen

·
Modifikasi (Modification), disimbol dengan M, menyatakan bahwa
pemakai dapat memodifikasi/merubah/menghapus dokumen baik sifat maupun
struktur perizinannya.

3.5.1. Set
Perizinan Pemakai

Program-program
yang dioperasikan pada sistem operasi PLTA, melakukan berbagai perhitungan-perhitungan,
antara lain, perhitungan  besar air hujan  yang turun ke DAS, besar kehilangan
air pada DAS disebabkan berbagai faktor, besar air yang akan masuk mengalir
kesungai-sungai pada daerah DAS, besar air yang masuk ke waduk / dam,
besar air yang tersedia dalam waduk / dam, besar pembukaan pintu saluran
air untuk mengalirkan air keturbin, besar listrik yang terjadi , pengaturan
keseimbangan air dalam waduk / dam, bila terjadi banjir atau musim kemarau
dan lain-lain. Dalam pengoperasian program inilah, diset perizinan pemakai
untuk mengoperasikan sistem operasi PLTA, sesuai wewenang dan tanggung
jawab yang diberikan. Set perizinan pemakai dilakukan dengan cara menentukan
setiap izin yang diberikan pada file masing-masing pemakai sistem operasi
PLTA tersebut, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab yang diberikan.
Contoh set perizinan, para pemakai sistem operasi PLTA  seperti pada
gambar 3, dipaparkan pada tabel 1.

Tabel 1. Set
perizinan pemakai sistem operasi PLTA

Blks X Log Grp Mem Attr G-Perm-O Prog

G
O
180 1 0000 000A 255 255 R W A E M R W – – – R – – – – Hujandas
150 1 0000 000C 255 255 R W A E M R W – – – R – – – – Hilangair
200 1 0000 000D 255 255 R W A E M R W – – – R – – – – Debitsungai
220 2 0000 000F 255 255 R W A E M R W – – – R – – – – Volumeairdam
300 2 0000 0020 255 255 R W A E M R W – – – R – – – – Bukapintusalur
100 2 0000 002B 255 255 R W A E M R W – – – R – – – – Kilowatlistrik
180 3 0000 002E 255 0 R W – E – R W – – – R – – – – Debitsungai
130 2 0000 003B 255 0 R W – E – R W – – – R – – – – Volemeairdam
90 4 0000 004C 255 0 R W – E – R W – – – R – – – – Kilowatlistrik
100 1 0000 008B 255 1 R W – E – R W – – – R – – – – Debitsungai
110 2 0000 009F 255 1 R W – E – R W – – – R – – – – Volemeairdam
128 3 0000 00EF 255 1 R W – E – R W – – – R – – – – Kilowatlistrik
100 4 0000 0ABA 0 0 R W – – – R W – – – R – – – – Hujandas
80 2 0000 0FCD 0 0 R W – – – R W – – – R – – – – Volumeairdam
80 3 0000 ABCD 0 1 R W – – – R W – – – R – – – – Hujandas
80 4 0000 DDBC 0 1 R W – – – R W – – – R – – – – Volumeairdam
80 5 0000 DFCD 1 0 R W – – – R W – – – R – – – – Hujandas
80 5 0000 CFDE 1 0 R W – – – R W – – – R – – – – Volumeairdam
80 3 0000 EFFE 1 1 R W – – – R W – – – R – – – – Hujandas
80 2 0000 DFFF 1 1 R W – – – R W – – – R – – – – Volumeairdam

Keterangan
tabel :

Blks = besar
memori yang dibutuhkan program dalam byte, X = berapa kali perbaikan
/ perubahan yang dilakukan pada program maupun pada sifat perizinan,
Log = alamat (address) memori yang digunakan program, Grp = nomer
kelompok dari pemakai sistem operasi PLTA, Mem = nomer anggota dari
pemakai sistem operasi PLTA, Attr = sifat perizinan yang diizinkan dioperasikan
pemakai utama, G = sifat perizinan yang diizinkan dioperasikan pemakai
yang satu kelompok dengan pemakai utama, O = sifat perizinan yang diizinkan
dioperasikan pemakai yang tidak  satu kelompok dengan pemakai utama,
prog =  nama program yang ada dalam sistem perangkat lunak pada sistem
operasi PLTA.

4.  UJI COBA
SISTEM KONTROL DAN PEMBAHASAN.

Setelah selesai
sistem kontrol tersebut dirancang dan dibuat, maka dilakukan simulasi
percabaan di laboratorium, untuk mengetahui apakah sistem kontrol yang
dirancang dan dibuat tersebut, dapat memenuhi hasil, sesuai yang diinginkan.
Pada percobaan simulasi ini, dilakukan prosedur sebagai berikut :

·
Sistem perangkat keras dan perangkat lunak dioperasikan

·
Masukkan kode kunci (password) pemakai, pemeriksaan terhadap
kebenaran kode kunci

( password)

dilakukan pada file kunci (password)

·
Bila ada, keluar informasi meminta dimasukkan nama pemakai dan nama
pemakai dimasukkan, pemeriksaan terhadap kebenaran nama pemakai dilakukan
pada file kunci (password) dan struktur direktori

·
Bila ada, pemeriksaan dilanjutkan ke dalam sistem perizinan, untuk melihat
wewenang dan tanggung jawab yang diberikan pada pemakai tersebut

·
Bila pemakai tersebut, mempunyai wewenang dan tanggung jawab sebagai
pemakai utama (super user), maka pemakai dapat mengoperasikan
seluruh instruksi yang ada pada sistem kontrol operasi PLTA tersebut

·
Bila tidak ada kode kunci (password) dalam file kunci (password),
akan ditolak, dengan informasi tidak dikenal dan meminta masukan kunci
(password) yang lain, bila telah empat kali berturut-turut ditolak,
maka isyarat tanda kewaspadaan berbunyi disertai kedipkedip lampu tanda
bahaya, dalam waktu tertentu

·
Setelah  isyarat tanda kewaspadaan beserta kedip-kedip lampu tanda bahaya
beroperasi selama waktu yang ditentukan, maka sistem kembali ke keadaan
siap operasi  ( steady state)

Salah satu
hasil percobaan simulasi yang dilakukan, dipaparkan pada tabel 2.

Tabel 2. Salah
satu hasil percobaan simulasi uji coba sintem kontrol PLTA

No Nama pemakai Kode password

Yang dimasukkan

Password
terima/

Tolak

Isyarat kewaspadaan

Ya / tidak

1 Bin Bi Terima Tidak
2 Tuti Tu Terima Tidak
3 Tino Ti Terima Tidak
4 Agus Ag Terima Tidak
5 Lita Li Terima Tidak
6 Lily Ly Terima Tidak
7 Lina Na Terima Tidak
8 Agus Ib Masukkan pass lain
9 Agus In Masukkan pass lain
10 Agus Ni Masukkan pass lain
11 Agus Bn Tolak Ya
12 Lina Ut Masukkan pass lain
13 Lina It Masukkan pass lain
14 Lina To Masukkan pass lain
15 Lina Ot Tolak Ya

4.1. Pembahasan

Dari gambar
3, dapat dilihat bahwa , bila Lita
hendak mengoperasikan sistem operasi PLTA, maka setelah dimasukkan kode
kunci (password) pada sistem, maka kode password tersebut
dicari dalam file kunci (password) untuk memeriksa apakah kode
kunci (password) yang diberikan benar atau tidak. Bila kode kunci
(password) lita benar, diminta memasukkan nama lita. Pada sistem
dilakukan pemeriksaan kebenaran namalita pada file kunci (password),
beserta pencarian lokasi direktori lita ke struktur direktori. Pencarian
tersebut menggunakan jalur (path) nama, dimulai dari direktori

/, ke direktori Bin, ke direktori Tuti, ke direktori Lita. Demikian
dilakukan untuk seluruh pemakai sistem operasi PLTA yang telah dimasukkan
dalam sistem perangkat lunak. Pada gambar 3 tersebut, juga terdapat
tiga kelompok yaitu pemakai utama (super user) Bin,  Ketua kelompok
(group leader) yaitu Tuti dan Tina,  pemakai biasa (reguler
user)
, yaitu agus, Lita, Lily dan Lina. Dari struktur direktori
pada gambar 3, terdapat dua kelompok yaitu kelompok I yang dipimpin
oleh Tuti dengan anggotanya Agus dan Lita, sedangkan kelompok II dipimpin
oleh Tino dengan anggotanya Lily dan Lina. Pada tabel 1,komlom Blks,
X dan Log, isinya ditentukan oleh komputer, jadi perancang sistem kontrol
operasi PLTA ini, hanya merancang isi kolom Grp, Mem, Attr, G,O dan
Prog. Dari tabel 1 ini juga, terlihat bahwa pengklasifikasian pemakai
secara tegas dilakukan yang ditunjukkan pada komlom grp dan Mem, demikian
juga halnya pembatasan pemakai mengoperasikan program-program yang ada
pada sistem perangkat lunak sistem kontrol PLTA, diperlihatkan pada
komlom Attr, G dan O.  Dari tabel 1, juga terlihat bahwa pemakai yang
dinyatakan sebagai pemakai utama (super user), dapat mengoperasikan
seluruh instruksi yang mengoperasikan program-program yang ada pada
sistem operasi PLTA tersebut. Dari Tabel 2, hasil percobaan simulasi
yang dilakukan, diperlihatkan bahwa, bila kode kunci (password)

benar dimasukkan, maka sistem dapat dioperasikan sesuai wewenang dan
tanggung jawab yang diberikan pada pemakai, bila tidak benar, sampai
empat kali secara berturut-turut, maka akan ditolak, dan isyarat tanda
kewaspadaan besertan lampu tanda bahaya beroperasi.

5.   KESIMPULAN

Dari uraian
dan pembahasan yang dilakukan diatas, maka dapat disimpulkan :

a.          Sistem
password
dapat menjamin bahwa pemakai hanya dapat mengoperasikan
program, sesuai wewenang dan tanggung jawab yang diberikan

b.         Keberhasilan
sistem kontrol operasi PLTA ini, tergantung dari loyalitas dari pemakai
utama (super user). Semakin tinggi loyalitasnya terhadap perusahaan
semakin terjamin kualitas kontrol yang dilakukan

c.          Sistem ini,
dapat mengoptimalkan kontrol terhadap  sistem operasi PLTA secara menyeluruh,
sehingga kelangsungan PLTA tersebut dapat beroperasi secara baik dan
konsisten.

DAFTAR PUSTAKA.

[1]. Sierra
Misco, Inc, Enhance Alert System for The IBM , International Hydrology
Service,

Sacramento,
CA, July 1997

[2]. Andrews
Tenenboum, Modren Operating System, Mc Graw-Hill, New York, 1990

[3]. WMO, No519,
Manual on Stream Gauging, Operation hydrology, 1980

[4]. WMO, No.555,
Technical Regulation Hydrology and International Hydrology Codes, 1980

[5]. Joseph.L
& H.Paulus, Hidrologi untuk Insiniyur, Erlangga, Jakarta, 1996

Kabel modem
adalah alat yang memberikan akses berkecepatan tinggi ke internet melalui
jaringan kabel televisi. Sama halnya dengan respon dari modem analog
tradisional, kabel modem memiliki keunggulan mempunyai kekuatan yang
lebih, mampu mengirimkan data lebih cepat kira-kira 500 kali.

TINJAUAN
LUAS

Makalah ini
menerangkan kemampuan mengakses berkecepatan tinggi dari tehnologi kabel
modem secara jelas, dengan menitikberatkan dari jenis operasi, arsitektur
jaringan, teknologi alternatif, dan keamanan.

TOPIK

  1. CARA KERJA
    KABEL MODEM


    Akses arus internet melalui modem 28.8-, 33.6-, atau 56-kbps dikenal
    sebagai tehnologi modem “voiceband”. Seperti modem voiceband,
    kabel modem modulasi dan demodulasi data signal. Akan tetapi, kabel
    modem gabungan lebih fungsional untuk jasa internet dengan kecepatan
    tinggi. Pada jaringan kabel, data dari jaringan ke pengguna adalah sebagai
    “downstream”, dimana data pengguna ke jaringan adalah sebagai
    “upstream”. Dari pandangan pengguna, kabel modem adalah 64/256
    QAM FM penerima mampu mengirimkan data lebih dari 30 s/d 40 Mbps dalam
    satu kabel 6 MHz. Hal ini lebih cepat 500 kali dari dari modem 56 Kbps.
    Data dari penguna ke jaringan dikirim secara fleksibel dan terprogram
    diawasi dari “headend”. Modulasi data menggunakan pemancar
    QPSK/16 QAM dengan tingkatan data dari 320 Kbps – 10 Mbps. Tingkatan
    data upstream dan downstream mungkin dapat dikonfigurasikan secara fleksibel
    dengan menggunakan kabel modem.

    Para pelanggan
    dapat melanjutkan ke penerima televisi kabel ketika penerima data pada
    kabel modem diantar ke personal komputer (PC) dengan bantuan “simple
    one-to-two splitter”. Service data yang ditawarkan oleh kabel modem
    mungkin dapat dibagi lebih dari 16 pengguna pada konfigurasi jaringan
    wilayah lokal (LAN).

    Gambar
    1. Kabel modem pada lokasi pelanggan

    Karena
    beberapa jaringan kabel sangat baik untuk jasa siaran televisi lokal,
    kabel modem mungkin menggunakan jalur telepon standar atau QPSK/16QAM
    modem menawarkan sistem kabel dua arah untuk mentransmisikan data upstream
    dari lokasi pengguna ke jaringan. Ketika jalur telepon menggunakan gabungan
    dengan jaringan siaran satu arah, sistem kabel data digunakan seperti
    sistem telephony return interface (TRI). Dalam jenis ini, satelit atau
    jaringan televisi tanpa kabel dapat juga digunakan sebagai jaringan
    data.

    Pada ujung-ujung
    kabel, data dari pengguna disaring oleh demodulasi upstream (atau telephone-return
    system, sebagai layaknya) untuk diproses lebih lanjut oleh sistem akhir
    kabel modem (CMTS-Cable Modem Termination System). CMTS adalah switching
    sistem, biasanya didesain untuk rute data dari sebagian besar pengguna
    kabel modem melalui jaringan multiplexed interface. CMTS menerima data
    dari internet dan provider untuk rute data pada pengguna kabel modem.
    Data dari jaringan ke grup pengguna dikirim ke modulasi 64/256 QAM.
    Hasilnya adalah para pengguna modulasi data lebih dari 6 MHz perchannel,
    yang mana pengalokasian spektrum untuk channel televisi kabel seperti
    untuk siaran ABC, NBC atau TBS ke semua pengguna

    Gambar
    2. Sistem terakhir kabel modem & Transmisi kabel headend

    Kombinasi
    ujung-ujung kabel antara kanal data downstream dengan video, pay per-view,
    audio, dan program pemasangan iklan lokal yang akan diterima oleh televisi.
    Lalu kombinasi sinyal akan ditransmisikan jaringan distribusi kabel.
    Di tempat pengguna, sinyal televisi diterima oleh “set-stop-box”,
    sementara data pengguna diterima secara terpisah oleh kotak kabel modem
    dan dikirimkan ke PC.

    CMTS adalah
    elemen baru yang sangat penting untuk mendukung penggabungan service
    data komunikasi upstream dan downstream melalui jaringan kabel data.
    Jumlah channel upstream dan downstream yang ada pada CMTS dapat diklasifikasikan
    berdasarkan wilayah service, jumlah dari konsumen, tingkatan data yang
    ditawarkan pada masing-masing pengguna dan spektrum yang berbeda.

    Elemen
    penting lainnya dalam pengoperasian dan managemen day-to-day dari sistem
    kabel data adalah “Element Management System” (EMS). EMS adalah
    sistem pengoperasian yang didesain secara khusus untuk menyusun dan
    mengendalikan CMTS serta menggabungkan pelangganan kabel modem. Tugas
    pengoperasian termasuk persyaratan, administrasi day-to-day, monitoring,
    alarm, dan mengetes dari bermacam-macam komponen dari CMTS. Dari pusat
    network operations center (NOC), sebuah EMS dapat mendukung beberapa
    sistem CMTS dalam satu bagian wilayah geografis.

    Gambar
    3. Operasi dan Management dari Sistem Kabel Data

  1. KEISTIMEWAAN
    DARI SISTEM DATA KABEL


    Selain modulasi dan demodulasi, kabel modem Inc. memiliki beberapa kegunaan
    yaitu diantaranya untuk memperluas jaringan siaran komunikasi ke “Wide-Area
    Network” (WANs). Lapisan jaringan dipilih sebagai Internet Protokol
    (IP) untuk mendukung internet dan service lebar jaringan dunia. Hubungan
    (link) lapisan data dibagi menjadi 3 bagian : logical link control,
    link security, dan Media Akses Control (MAC) sangat baik untuk sistem
    operasional kabel. Sistem arus pada kabel modem menggunakan bentuk format
    internet untuk transmisi data upstream dan downstream saluran data.
    Masing-masing saluran data upstream dan penggabungan data upstream pada
    jaringan kabel untuk memperluas jaringan internet WAN. Jumlah penambahan
    operasional kabel dapat memperbanyak saluran data upstream dan downstream
    untuk mendukung permintaan bandwidth pada jaringan kabel data. Dari
    keterangan diatas, pertumbuhan jaringan kabel data yang baru dapat diterapkan
    dalam metode yang sama dalam pertumbuhan internet LANs yang mana adalah
    lingkungan yang berbadan hukum.

    Link keamanan
    yang diperbolehkan dibagi menjadi 3 bagian : Baseline privacy interface
    (BPI), security system interface (SSI), dan removable security module
    interface (RSMI). BPI menyediakan kabel modem dimana kerahasiaan data
    yang melintasi jaringan kabel oleh lalulintas data diantara pengguna
    kabel modem dan CMTS. Pengoperasiannya dilakukan oleh EMS yang memperbolehkan
    CMTS untuk memetakan identitas kabel modem untuk membayar pelanggan
    dan memperbolehkan akses pelanggan untuk masuk kedalam jasa jaringan
    data. Kerahasiaan dan syarat keamanan melindungi pengguna data seperti
    halnya mencegah pencurian jasa kabel data.

    Diskusi
    awal didalam Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)
    setuju untuk menawarkan kegunaan asynchronous transfer mode (ATM) melalui
    jaringan kabel data untuk memberikan berbagai fasilitas termasuk telepon,
    data dan video, dimana kesemuanya itu didukung oleh kabel modem. Meskipun
    standar arus kabel modem Inc. internet menggunakan kabel modem, perluasannya
    adalah penyediaan dalam standarisasi untuk mendukung ATM atau protokol
    unit data lainnya. IP-telephony didukung melalui jaringan kabel data
    dimana diharapkan menjadi nilai jasa yang baru dalam beberapa tahun
    kedepan.

  1. ARSITEKTUR
    JARINGAN KABEL DATA


    Arsitektur jaringan kabel data sama dengan office LAN. CMTS menyediakan
    perluasan jaringan internet melalui WAN dengan jangkauan lebih dari
    100 mil. Jaringan kabel data mungkin dapat dikendalikan secara lengkap
    oleh operasi kabel lokal. Alternatif lainnya, semua operasi mungkin
    dapat dilakukan bersamaan pada pusat regional data untuk mendapatkan
    skala yang lebih ekonomis. Pembagian geografi atau daerah metropolitan
    mungkin memiliki sebagian kecil lokasi televisi kabel yang mana dihubungkan
    secara bersamaan oleh fiber link. Operasi day-to-day dan manajemen jaringan
    kabel data mungkin dapat disatukan pada lokasi tunggal, seperti “super
    hub”, sementara lokasi ujung lainnya dapat lebih mudah diatur seperti
    poros dasar (lihat gambar 4).

    Ganbar
    4. Distribusi “Hub” Dasar

    Hubungan
    distribusi dasar adalah dengan meminimalkan konfigurasi jaringan data
    yang lebih banyak digunakan dibandingkan ujung televisi kabel. Ujung
    khususdilengkapi dengan penerima satelit, sambungan fiber kelokasi ujung
    regional lainnya dan penerima RF upsteam untuk pay-per-view dan data
    service. Konfigurasi jaringan data termasuk sistem CMTS dapat sebagai
    transport data upstream dan downstream dan dan rute IP untuk menghubungi
    ke lokasi super hub (Lihat gambar 5).

    Gambar
    5. Super Hub

    Super hub
    adalah lokasi ujung kabel dengan fasilitas tambahan kontrol temperatur
    ke rumah degan bermacam server komputer, yang mana sangat dibutuhkan
    untuk menjalankan jaringan kabel data. Server termasuk pengiriman file,
    menggunakan hak dan pembukuan, kontrol log (syslog), alamat IP dan administrasi
    (server DHCP), server DNS, dan data over cable service interface spesifications
    (DOCSIS) kontrol server.

    Pengguna
    data dari lokasi dasar dan super hub adalah penerima pada pusat regional
    data untuk kesatuan yang lebih lanjut dan distribusi melalui jaringan.
    Super hub didukung oleh dynamic host configuration protocol (DHCP),
    DNS (domain name server), dan server log kontrol yang penting untuk
    administrasi jaringan kabel data.Pusat regional data dihubungkan ke
    internet dan jaringan dunia luas dan juga server farms yang dibutuhkan
    untuk mendukung jasa internet. Server ini meliputi e-mail, Web hosting,
    berita, chat, proxy,caching, server media streaming.

    Gambar
    6. Regional Data Center

    Pada penambahan
    ke jaringan kabel data, pusat jaringan data mungkin juga didukung oleh
    jasa modem dial-up (56-kbps service) dan business-to-business internet
    service. Swithing jaringan, rute dan server dilakukan pada pusat regional
    data untuk di dial-up secara bersamaan, kecepatan tinggi, dan busines
    internet service.

    Super hub
    dan pusat data regional dapat dijadikan menjadi satu lokasi dan diatur
    seperti satu kesatuan bisnis. Super hub diatur oleh jasa provider televisi
    kabel (TCI), sementara pusat regional data diatur sepreti terpisah dan
    bisnis bebas (@ rumah). Didalam satu wilayah, keberadaan Internet Service
    Provider (ISP) menyediakan pendukung pusat data regional untuk tempat
    asal dan lokasi super hub diatur oleh provider jaringan kabel data yang
    berdiri sendiri.

    Pusat regional
    data dihubungkan dengan pusat data regional yang lainnya menggunakan
    jaringan “backbone” nasional. Selain itu, tiap pusat regional
    data juga dihubungkan ke internet dan jasa jaringan dunia luas. Lalu
    lintas antara jaringan regional, internet dan jaringan regional yang
    lainnya adalah melalui pusat data regional.

  1. STANDAR JARINGAN
    KABEL DATA

    Sistem
    kabel data terdiri dari bermacam teknologi dan standar yang berbeda.
    Untuk memasyarakatkan kabel modem, produk dari penjual yang berbeda
    harus dapat dioperasikan.

    Untuk memenuhi
    syarat dari sistem yang dapat dioperasikan, operator televisi kabel
    di Amerika Utara membentuk rekanan yang terbatas, Multimedia Cable Network
    System (MCNS), and developed an initial set of cable modem requirements
    (DOCSIS). Penjual peralatan harus tunduk kepada peraturan DOCSIS dan
    tes kemampuan pengoperasian yang dilakukan oleh program sertifikasi
    CableLabs.

    Physical
    Layer

    Saluran
    Data Downstream

    Pada tingkatan
    percobaan bentuk fisik, saluran data downstream harus berdasarkan spesifikasi
    video digital Amerika Utara dan berdasarkan ciri-ciri berikut :

    • 64 dan 256 QAM
    • 6 MHZ-spektrum yang
      digunakan berdampingan dengan sinyal lain didalam kabel utama
    • Rangkaian dari blok
      kode Reed-Solomon dan kode Trellis, mendukung operasi dalam peningkatan
      persentasi dari Kabel Utama Amerika Utara.
    • “variable length
      interleaving supports”, kedua service data “latency-sensitive
      and latency-insensitive”

    Saluran
    Data Upstream

    Saluran
    data upstream harus mengikuti ciri-ciri sebagai berikut :

    • Format QPSK dan
      16 QAM
    • Multiple symbol
      rates
    • Batas data dari
      320kbps ke 10 Mbps
    • Fleksibel dan kabel
      modem yang dapat diprogram dibawah pengawasan CMTS
    • Frekuensi kecerdasan
    • Multiple akses time-division
    • Didukung oleh kedua
      protokol data unit : “fixed-frame and variable- length”
    • Dapat diprogram
      blok pengkodean Reed-Solomon

    MAC
    Layers

    Tingkatan
    MAC menyediakan persyaratan global untuk berbagai kabel modem pelanggan
    untuk membagi saluran data upstream untuk ditransmisikan ke jaringan.
    Syarat tersebut termasuk deteksi “tubrukan” dan transmisi
    balikan. Besarnya wilayah yang dapat dijangkau dari jaringan kabel data
    mengakibatkan masalah yang istimewa sebagai hasil dari waktu tunda transmisi
    antara pengguna dekat headend dengan pengguna yang jauh dari headend.
    Untuk menghilangkan rugi-rugi kabel dan waktu tunda yang diakibatkan
    oleh jarak, tingkatan MAC terdapat batasan, yang mana setiap kabel modem
    dapat mengakses waktu tunda yang ditransmisikan ke headend. Tingkatan
    MAC meningkatkan waktu sinkronisasi., penempatan bandwidth ke kabel
    modem di CMTS kontrol, deteksi error, pengendalian dan perbaikan error,
    prosedur untuk pendaftaran kabel modem yang baru.

    Privacy

    Kerahasiaan
    dari pengguna data diterima dengan cara menggunakan data link-layer
    antara kabel modem dan CMTS. Pengaturan dari parameter keamanan termasuk
    penguncian data diberikan kepada kabel modem oleh Asosiasi keamanan
    (SA). Semua transmisi upstream dari kabel modem berjalan melintasi saluran
    data upstream tunggal dan diterima oleh CMTS. Pada saluran data downstream
    CMTS harus memilih SA yang tepat berdasarkan alamat tujuan dari target
    kabel modem.

    Network
    Layer

    Jaringan
    kabel data menggunakan IP untuk komunikasi dari kabel modem ke jaringan.
    The Internet Engineering Task Force (IETF) bentuk dasar DHCP untuk semua
    tugas pegalamatan IP dan administrasi didalam jaringan kabel. Sistem
    translasi pengalamatan jaringan (NAT) dapat digunakan untuk menempatkan
    multiple komputer yang menggunakan akses tunggal kecepatan-tinggi melalui
    kabel modem.


    Transport
    Layer

    Jaringan
    kabel data menggunakan protokol kontrol transmisi (TCP) dan protokol
    pengguna datagram (UDP) sebagai transport layer.

    Application
    Layer

    Semua aplikasi
    hubungan-internet ditingkatkan. Aplikasi ini termasuk e-mail, ftp, tftp,
    http, berita, chat, dan signaling network management protocol (SNMP).
    Penggunaan SNMP sangat baik untuk managemen dari CMTS dan kabel modem.

    Operations
    System

    The operations
    support system interface (OSSI) syarat dari DOCSIS menetapkan tentang
    bagaimana jaringan kabel data diatur. Sebagai catatan, ketetapan yang
    diperbolehkan dalam RF MIB. Sistem ini memungkin penjual untuk membuat
    EMS untuk mendukung managemen spektrum, managemen pelanggan, penagihan,
    dan operasi yang lainnya.

  1. KESIMPULAN

    Tehnologi
    kabel modem menawarkan akses kecepatan-tinggi untuk internet dan service
    jaringan dunia luas. Jaringan kabel data menggabungkan elemen yang penting
    untuk kemajuan teknologi moden yang akan datang dan menyediakan beberapa
    keuntungan seperti kerahasiaan, keamanan, jaringan data, akses internet
    dan ciri quality-of-service. Jaringan arsitektur end-to-end memungkinkan
    pengguna kabel modem untuk menyambung ke CMTS, in turn, menyambung ke
    pusat regional data untuk akses ke service internet. Demikianlah, melalui
    sistem dari sambungan jaringan, jaringan kabel data memungkinkan pengguna
    dihubungkan ke pengguna yang lainnya dimanapun didalam jaringan global.

    Sumber:
    Cable Modems – Cadant – The International Engineering Consortium

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/09/03/spelling-pengecekan-kata-berbahasa-indonesia-pada-ms-word/&#8221;Spelling
(Pengecekan kata) Berbahasa Indonesia pada MS-WORD

Sep 3rd, 2007
by
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/author/maztikno/&#8221;maztikno

Sampai saat
ini MS-Word yang saya jumpai belum bisa spelling atau pengecekan kata-kata
yang berbahasa Indonesia. Sebenarnya spelling sangat membantu buat para
writer untuk mengecek kata-kata yang diketik sudah benar atau belum,
apakah ejaanya sudah betul atau yang lainnya.

Kalau kita
menulis dengan bahasa inggris memang sudah mendukung untuk spelling.
Kita bisa mengecek sekaligus membetulkan bila terjadi kesalahan dalam
penulisan atau dalam pengketikan.

<a href=”http://maztikno.files.wordpress.com/2007/09/proof1.gif”<a href=”http://maztikno.files.wordpress.com/2007/09/proof1.gif”<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/09/03/spelling-pengecekan-kata-berbahasa-indonesia-pada-ms-word/#more-152&#8243;Continue
Reading »

Posted in <a href=”http://id.wordpress.com/tag/tips-dan-tweaks/&#8221;TIPS dan TWEAKS, <a href=”http://id.wordpress.com/tag/kantor/&#8221;Kantor, <a href=”http://id.wordpress.com/tag/aplikasi/&#8221;Aplikasi | <a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/09/03/spelling-pengecekan-kata-berbahasa-indonesia-pada-ms-word/#comments&#8221;2
Comments »

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/09/02/pcmav-rc19-update-build3/&#8221;PCMAV
RC19 Update Build3

Sep 2nd, 2007
by
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/author/maztikno/&#8221;maztikno

PCMAV RC19
Build 3 telah dirilis, untuk mendownloadnya silahkan di sini:

<a href=”http://www.divshare.com/download/1802723-469&#8243;http://www.divshare.com/download/1802723-469

Beberapa kemampuan
yang dimiliki oleh build 3 ini adalah kemampuan untuk menangani virus
:

Gen.VBWG-Intan.
Virus ini diyakini merupakan hasil generate dari program Virus Generator
VBWG. Ia dibuat menggunakan Visual Basic, dengan icon mirip seperti
file dokumen Microsoft Word. Seperti layaknya KSpoold, ia memiliki kemampuan
yang hampir sama, yakni dapat menginfeksi file dokumen Microsoft Word
Anda.

GetRaw.
Virus yang satu ini juga dibuat dengan Visual Basic, namun kali ini
ia menggunakan icon mirip seperti file WinAmp atau file .mp3. Tidak
hanya itu saja, saat virus dieksekusi, ia akan mengeluarkan beberapa
file executable lainnya dari dalam tubuhnya dengan icon
yang berbeda-beda.

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/09/02/pcmav-rc19-update-build3/#more-151&#8243;Continue
Reading »

Posted in <a href=”http://id.wordpress.com/tag/virus/&#8221;Virus | <a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/09/02/pcmav-rc19-update-build3/#respond&#8221;No
Comments »

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/31/keracunan-tinta-refile-printer/&#8221;Keracunan
Tinta refile printer

Agt 31st, 2007
by
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/author/maztikno/&#8221;maztikno

Hari ini aku
terbaring saja di kamar. Mencret yang begitu hebat.

Aku berfikir
salah makan apa sampai aku begini. Padahal makan kesuakaanku tuh warung
SS (serba sambel) bahkan gak sampai begini parahnya.

Aku inget-inget
kembali, sejak kemaren makan apa?

Kayaknya biasa-biasa
saja. Bahkan aman-aman saja, karena tidak ada yang berbau sambel, santen
atau lainya yang bikin perut mules sampai mencret.

Dan akhirnya
aku baru inget…kemeren habis membetulkan printer yang bermasalah.

Printer IX 5000 yang ada di lab menggunakan sistem infus. Namun salah
satu warna tak keluar (warna kuning). Aku lakukan deep cleaning ekh
ternyata khusus warna kuning tak berjalan, ini kebetulan ada indikator
gelembung di tengah slang, kalau jalan kan gelembung itu bergerak.

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/31/keracunan-tinta-refile-printer/#more-150&#8243;Continue
Reading »

Posted in <a href=”http://id.wordpress.com/tag/just-in-my-life/&#8221;just in my life | <a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/31/keracunan-tinta-refile-printer/#comments&#8221;5
Comments »

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/23/bagaimana-mengethui-kecepatan-port-usb-komputer-kita/&#8221;Bagaimana
mengetahui kecepatan Port USB komputer kita!

Agt 23rd, 2007
by
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/author/maztikno/&#8221;maztikno

Pertanyaan!

Bagaimana
cara mengetahui Port USB komputer-ku termasuk USB 1.0 atau USB 2.0?

Jawaban:

USB walau sepele
namun kadang menjebak kita. Banyak peralatan-peralatan yang terhubung
dengan komputer kita lewat port USB. Bahkan keluaran-keluaran terbaru
hanya akan bekerja jika ditanjapkan pada PORT USB 2.0.

Karena mungkin
kurang kumplit dalam menginstal driver komputer kita menjadikan port
USB kita hanya bekerja pada USB 1.0 atau bahkan karena komputer kita
memang belum USB 2.0 ready (mungkin komputer peninggalan sejara lama).

Memang kalau
kita mau membeli peralatan dengan interface USB 2.0 kita harus meyakinkan
apakah komputer kita sudah siap USB 2.0. Sebenarnya cara mengetahuinya
sangatlah mudah.

Caranya:

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/23/bagaimana-mengethui-kecepatan-port-usb-komputer-kita/#more-148&#8243;Continue
Reading »

Posted in <a href=”http://id.wordpress.com/tag/hardware/&#8221;Hardware | <a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/23/bagaimana-mengethui-kecepatan-port-usb-komputer-kita/#comments&#8221;5
Comments »

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/22/codec-untuk-puluhan-tipe-file-audio-dan-video/&#8221;Codec
untuk puluhan tipe file audio dan video

Agt 22nd, 2007
by
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/author/maztikno/&#8221;maztikno

Dengan Windows
Essentials Codec
Pack anda bisa mendapatkan codek untuk memutar
puluhan tipe file audio dan video. Disamping gratis Windows Essentials
Codec Pack mendukung tipe file antara lainya (S)VCDs and XCDs sebaik
3GP, AAC, AC3, APE, AVI, DivX, 3ivx, DAT, h.264, x264, Nero Digital,
DTS, FLV, FLAC, HD-MOV, MPEG-1/2, M4A, MP3, MP4, MO3, MOD, MKV, OFR,
TTA, OGG/OGM, S3M, Vorbis, VOB, XviD, XM, WV, UMX dan format-format
yang lainya. Windows Essentials Codec juga disertai Windows Media
Player Classic. Dan yang lbih asik lagi terintregrasi dengan auto-update
sehingga memungkinkan secara otomatis untuk mengecek codec-Codec terbaru.

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/22/codec-untuk-puluhan-tipe-file-audio-dan-video/#more-147&#8243;Continue
Reading »

Posted in <a href=”http://id.wordpress.com/tag/multimedia/&#8221;Multimedia | <a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/22/codec-untuk-puluhan-tipe-file-audio-dan-video/#comments&#8221;3
Comments »

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/22/174-perintah-run-text-command-untuk-windows-xp/&#8221;174
perintah run (text Command) untuk Windows XP

Agt 22nd, 2007
by
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/author/maztikno/&#8221;maztikno

Berikut ini
adalah perintah-perintah run (text command) pada windows XP. Ada sebagian
perintah yang berjalan jika sebuah software/aplikasi telah terinstal
di sistem.

Program

Run Command

Accessibility
Controls = access.cpl

Accessibility
Wizard =  accwiz

Add Hardware
Wizard = hdwwiz.cpl

Add/Remove
Programs = appwiz.cpl

Administrative
Tools = control admintools

Adobe Acrobat
( if installed ) = acrobat

Adobe Distiller
( if installed ) =  acrodist

Adobe ImageReady
( if installed ) = imageready

Adobe Photoshop
( if installed ) = photoshop

Automatic Updates
= wuaucpl.cpl

Basic Media
Player = mplay32

Bluetooth Transfer
Wizard = fsquirt

Calculator
calc Ccleaner(if installed) = ccleaner

C: Drive =
c:

Certificate
Manager = cdrtmgr.msc

Character Map
= charmap

Check Disk
Utility = chkdsk

Clipboard Viewer
= clipbrd

Command Prompt
= cmd

Command Prompt
= command

Component Services
=  dcomcnfg

Computer Management
=  compmgmt.msc

Compare Files
= comp

Control Panel
= control

Create a shared
folder Wizard = shrpubw

Date and Time
Properties = timedate.cpl

DDE Shares
= ddeshare

Device Manager
= devmgmt.msc

Direct X Control
Panel ( if installed ) = directx.cpl

Direct X Troubleshooter
= dxdiag

Disk Cleanup
Utility = cleanmgr

Disk Defragment
= dfrg.msc

Disk Partition
Manager = diskmgmt.msc

Display Properties
= control desktop

Display Properties
= desk.cpl

Display Properties(w/Appearance
Tab Preselected ) = control color

Dr. Watson
System Troubleshooting Utility = drwtsn32

Driver Verifier
Utility verifier Ethereal(if installed) = ethereal

Event Viewer
= eventvwr.msc

Files and Settings
Transfer Tool = migwiz

File Signature
Verification Tool =  sigverif

Findfast =
findfast.cpl

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/22/174-perintah-run-text-command-untuk-windows-xp/#more-146&#8243;Continue
Reading »

Posted in <a href=”http://id.wordpress.com/tag/tips-dan-tweaks/&#8221;TIPS dan TWEAKS | <a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/22/174-perintah-run-text-command-untuk-windows-xp/#comments&#8221;2
Comments »

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/19/printer-canon-i255/&#8221;Memperbaiki
sendiri printer yang rusak “Waste ink tank full” Canon i255

Agt 19th, 2007
by
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/author/maztikno/&#8221;maztikno

Kerusakan klasik
untuk printer merek Canon adalah mati-total atau matot, lampu printer
<a href=”http://www.kino.com.tw/oversea/image002canon.jpg&#8221; berkedip dengan warna hijau-oranye
bergantian, saat ngeprint ngadat dan mengeluarkan pesan “Waste ink
tank full”.Tipe kerusakan tersebut kebanyakan sama, dan penyebabnya
karena penampung buangan tinta “berbentuk gabus” telah jenuh “waste
ink tank full”. Untuk tipe printer canon memang penampung buangan
tinta hanya terdiri dari gabus yang diletakan biasanya di dasar komputer.

Dengan teknologi
flow system atau istilah kerenya printer di infus, membuat mudahnya
dalam pengisian tinta. tanpa takut lagi kehabisan tinta saat mencetak.
Kadang kala tinta tidak mengalir, atau tinta mengalir namun print head
tidak mengeluarkan tinta. Solusi untuk ini biasanya dengan melakukan
cleaning head lewat mintenance. Sebenarnya dengan melakukan cleaning
print head kita telah menyedot tinta dan jika berlebih akan di buang
di penampung.
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/19/printer-canon-i255/#more-21&#8243;Continue
Reading »

Posted in <a href=”http://id.wordpress.com/tag/printer/&#8221;printer, <a href=”http://id.wordpress.com/tag/komputer/&#8221;Komputer, <a href=”http://id.wordpress.com/tag/lab/&#8221;Lab, <a href=”http://id.wordpress.com/tag/hardware/&#8221;Hardware | <a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/19/printer-canon-i255/#comments&#8221;74
Comments »

<a href=”http://maztikno.wordpress.com/2007/08/18/teknik-antarmuka-pendahuluan-1/&#8221;Teknik
Antarmuka: Pendahuluan (1)

Agt 18th, 2007
by
<a href=”http://maztikno.wordpress.com/author/maztikno/&#8221;maztikno

Kurikulum baru
mulai diterapkan. Praktikum-praktikum baru dengan materi-materi baru
mulai dibuat dan kerjakan.

Dari sekian
mata praktikum ada yang sama sekali baru ada juga yang pengembangan
dari materi kuriklum lama. Namun khususnya di lab tempat saya mangkal
ada salah satu mata praktikum yang hilang. Dari semua mata praktikum
baru yang ada tak satu-pun yang membahas materinya yang sama dengan
yang hilang ini.

Praktikum Teknik
Antarmuka-lah yang menghilang dari peredaran. Walaupun di mata kuliah
yang diberikan ada mata kuliah Teknik Antarmuka untuk kosentrasi elektronika
dan mata kuliah Teknologi Pheriperal untuk kosentrasi Komputer, namun
mata kuliah tersebut idak diimbangi dengan mata praktikum-nya.

Sepengetahuan
saya ketrampilan teknik antarmuka masih sangat diperlukan. Sebagai modal
dasar ketrampilan seseorang dalam menggunakan komputer sebagai pengontrol,
pengendali dan komunikasi antara komputer dan komputer dan juga antara
komputer dengan peralatan-peralatan yang terhubung dengannya.

Berawal dari
sini mungkin saya akan memberikan sedikit informasi kepada yang memerlukanya
untuk menggantikan praktikum antarmuka yang hilang ini.

Sayang usaha
keras untuk belajar tentang ini dan fasilitas yang telah ada ditinggalkan
begitu saja. Dan juga untuk menjaga supaya tak lupa, mungkin ilmu yang
pernah didapatkan bisa hilang bila benar-benar tak dipraktekan lagi.

untuk selanjutnya
mungkin akan saya bahas topik-topik tentang teknik antarmuka komputer
misalnya komunikasi atau pengendalian dengan port LPT, serial, PPI 8255,
non programable I/O, PIT 8253, sistem intrupsi dan lainya yang berhubungan
dengan teknik antarmuka.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#UDP&#8221;UDP UDP (User Datagram Protocol)
adalah protocol yang berjalan di atas jaringan IP, seperti halnya TCP.
Tetapi tidak seperti TCP/IP, UDP/IP menyediakan sangat sedikit layanan
pemulihan kesalahan, dan sebagai gantinya menyedikan cara langsung untuk
mengirim dan menerima data melalui jaringan IP. UDP banyak digunakan
untuk pemancaran pesan melalui jaringan.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#ULSI&#8221;ULSI ULSI (ultra large scale integration)
merujuk kepada cara penempatan lebih dari satu juta elemen sirkuit pada
sebuah chip. Mikroprosesor 489 dan Pentium keluaran Intel, sebagai contoh,
menggunakan teknologi ULSI.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#Unicode&#8221;Unicode Unicode adalah standard untuk mempresentasikan
karakter sebagai integer. Tidak seperti ASII yang menggunakan 8 bit
untuk setiap karakter, Unicode menggunakan 16 bit yang dapat digunakan
untuk mempresentasikan lebih dari 65.000 karakter.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#uniformresourcelocater&#8221;uniform
resource locater

Lihat URL

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#universalresourcelocater&#8221;universal
resource locater

Lihat
URL

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#UniversalSerialBus&#8221;Universal
Serial Bus

Lihat
USB

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#UNIX&#8221;UNIX UNIX adalah sistem operasi yang mendukung
multi-user
dan multitasking yang dikembangkan di Bell Labs
pada awal tahun 1970-an. UNIX adalah salah satu sistem operasi pertama
yang ditulis dengan bahasa pemrograman tingkat tingkat,yaitu C.
Bell Labs mendistribusikan sistem opersi ini dengan kode sumbernya sehingga
dapat diubah dan disesuaikan dengan kebutuhan yang khusus. Pada akhir
tahun 1970-an terdapat banyak versi UNIX.
Pada tahun 1982, AT&T memulai memasarkan UNIX. Karena banyaknya
versi yang ada, ada kesulitan untuk membuat UNIX versi standard. Sampai
saat ini, terdapat dua macam UNIX di pasaran: satu di produksi oleh
AT&T yang dikenal dengan System V dan lainya dikembangkan oleh Barkeley
University dan dikenal dengan BSD4.x (x=1, 2, 3).

Karena portabilitas, fleksibilitas, dan ketangguhannya, UNIX menjadi
sistem operasi pilihan untuk workstation. Linux adalah versi lain UNIX
yang banyak digunakan untuk PC.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#UnshieldTwistedPair&#8221;Unshield
Twisted Pair

Lihat
UTP.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#Upgrade&#8221;Upgrade Upgrade adalah program yang dirilis
untuk meningkatkan kemampuan program sebelumnya. Banyak perusahaan software
meningkatkan kemampuan produk softwarenya secara berkala dengan menambahkan
fitur dan fungsi baru.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#Upload&#8221;Upload Upload adalah transfer data melalui
jalur komunikasi digital dari sistem yang lebih kecil (client)
atau periferal ke sistem yang lebih besar dan pusat (host). Kebalikan
dari upload adalah download.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#Upwardcompatible&#8221;Upward
compatible

Istilah upward compatible merujuk kepada kompatibilitas sebuah produk
kepada model atau versi yang lebih baru. Sebagai contoh, sebuah program
yang dirancang pada mikroprosesor Intel 486, juga dapat berjalan pada
mikroprosesor Pentium. Jenis kompatibilitas ini penting. karena berarti
penggunaan komputer yang lebih baru dengan kemampuan yang lebih baik
dapat dilakukan tanpa mengkonversi data. Lawan dari upward kompatible
(yang disebut juga forward compatible) adalah backward compatible, tetapi
dari sudut pandang model yang lebih baru.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#URL&#8221;URL URL uniform resorce locator atau
universal resource locator
adalah alamat internet. Alamat internet
tersebut diterjemahkan dari yang umum ke yang khusus (seperti sewaktu
menelepon, mulai dari kode negara, kode wilayah dan nomor telepon).
Contoh URL adalah http://www.microsoft.com/info/index.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#USB&#8221;USB USB Universal Serial Bus adalah
port standard yang digunakan untuk menghubungkan piranti eksternal (seperti
kamera digital, scanner, dan mouse) kekomputer dengan winadows 98 atau
Machintosh. Standard USB mendukung kecepatan transmisi samapi dengan
12 Mbps. Piranti USb dapat juga dihubungkan atau lepas tanpa merestart

komputer.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#Usenet&#8221;Usenet Usenet adalah jaringan yang mendunia
dari ribuan sistem Unix dengan administrasi terdesentralisasi. Sistem
Usenet digunakan untuk mentransmisikan pesan ke newsgroup dengan topik
tertentu.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#User&#8221;User Lihat pengguna.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#UserDatagramProtokol&#8221;User
Datagram Protokol

Lihat
UDP.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#UserInterface&#8221;User
Interface

Lihat
antarmuka pemakai.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#Username&#8221;User
name
User name
adalah nama yang unik untuk setiap pengguna layanan komputer yang dapat
diakses oleh banyak pengguna, seperti jaringan komputer atau layanan
e-mail. pengguna layanan ini harus mengidentifikasikan dirinya untuk
masuk ke sistem tersebut dengan tujuan keamanan, pencatatan, dan manajemen
sumberdaya. Biasanya, selain memasukan username, seorang pengguna juga
harus memasukan password.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#Utilitas&#8221;Utilitas Utilitas (utility) adalah program
yang menjalankan tugas-tugas yang sangat khusus, biasanya terkait dengan
pengaturan sumberdaya sistem. Sistem operasi terdiri dari sejumlah utilitas
untuk mengatur disk drive, printer, dan piranti-piranti lainnya. Utilitas
berbeda dengan aplikasi dalam hal ukuran, kompleksitas, dan fungsi.
Sebagai contoh, program pengolah kata, program spreadsheet, dan
aplikasi basisdata dimasukkan sebagai aplikasi karena mempunyai fungsi
yang beragam dan tidak terkait langsung dengan pengaturan sumberdaya
sistem. Utilitas kadang terinstal sebagai program yang memoryresident.
Kalendar, kalkulator, dan pemeriksaejaan adalah beberapa contoh.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#UTP&#8221;UTP UTP (Unshielded Twisted Pair)
adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak terbungkus yang berpilin.
Kabel UTP banyak digunakan pada local-area networks (LANs) dan sambungan
telepon karena harganya lebih murah. Kabel UTP tidak sebaik kabel koaksial
dan serat optik dalam hal penyediaan banwidth dan ketahanan terhadap
interferensi.

<a href=”http://www.kamusti.web.id/?inc=itdict_jargon&sort=u&type=1#UPS&#8221;UPS (Uninterruptible Power Supply) A device
that provides battery backup when the electrical power fails or drops
to an unacceptable voltage level. Small UPS systems provide power for
a few minutes; enough to power down the computer in an orderly manner,
while larger systems have enough battery for several hours. In mission
critical datacenters, UPS systems are used for just a few minutes until
electrical generators take over. UPS systems can be set up to alert
file servers to shut down in an orderly manner when an outage has occurred,
and the batteries are running out. Surge Suppression and Voltage Regulation
A surge protector filters out surges and spikes, and a voltage regulator
maintains uniform voltage during a brownout, but a UPS keeps a computer
running when there is no electrical power. UPS systems typically provide
surge suppression and may provide voltage regulation. Standby and Line
Interactive A standby UPS, also called an “offline UPS,” is
the most common type of UPS found in a computer or office supply store.
It draws current from the AC outlet and switches to battery within a
few milliseconds after detecting a power failure. The line interactive
UPS “interacts” with the AC power line to smooth out the waveforms
and correct the rise and fall of the voltage. Online UPS The online
UPS is the most advanced and most costly UPS. The inverter is continuously
providing clean power from the battery, and the computer equipment is
never receiving power directly from the AC outlet. However, online units
contain cooling fans, which do make noise and may require some location
planning for the home user or small office. All UPS systems switch to
battery when the power fails. The difference is how they handle the
power under normal circumstances. Standby units provide limited attenuation
whereas line interactive systems will adjust the voltage and smooth
out bad harmonics. Online systems are constantly regenerating clean
power. (Diagrams courtesy of MGE UPS SYSTEMS.)

Kategori:Documents
  1. 8 Juni 2009 pukul 2:50 am

    good post.. menambah pengetahuan nih.

    • didicross
      17 Juni 2009 pukul 9:56 am

      Tanks BOS tas coment na..

  2. 3 Januari 2010 pukul 8:22 am

    Thanks for the post!

  3. 2 Februari 2010 pukul 1:52 pm

    Good day, sun shines!
    There have been times of hardship when I felt unhappy missing knowledge about opportunities of getting high yields on investments. I was a dump and downright stupid person.
    I have never thought that there weren’t any need in big initial investment.
    Now, I’m happy and lucky , I begin take up real income.
    It gets down to choose a proper companion who utilizes your money in a right way – that is incorporate it in real business, parts and divides the profit with me.

    You can ask, if there are such firms? I have to tell the truth, YES, there are. Please get to know about one of them:
    http://theinvestblog.com [url=http://theinvestblog.com]Online Investment Blog[/url]

  4. 13 Maret 2010 pukul 10:01 pm

    Good day!

    We are not acquainted yet? It’s easy to fix,
    my name is Nikolas.
    Generally I’m a venturesome analyst. for a long time I’m keen on online-casino and poker.
    Not long time ago I started my own blog, where I describe my virtual adventures.
    Probably, it will be interesting for you to utilize special software facilitating winnings .
    Please visit my web page . http://allbestcasino.com I’ll be glad would you find time to leave your comments.

  5. 29 Mei 2010 pukul 7:39 am

    Hehe I am literally the only reply to your awesome article?

  6. 30 Mei 2010 pukul 5:31 pm

    Very interesting post! Truely..

  7. 12 Mei 2016 pukul 9:12 am

    I wish to show some thanks to this writer for bailing me out of such a matter. Just after scouting throughout the search engines and finding basics which were not pleasant, I believed my life was well over. Living devoid of the answers to the difficulties you have solved as a result of your good posting is a serious case, and those that would have in a wrong way affected my entire career if I hadn’t encountered your website. Your personal mastery and kindness in playing with almost everything was useful. I am not sure what I would have done if I hadn’t come upon such a thing like this. I’m able to now look forward to my future. Thanks for your time very much for the impressive and sensible help. I will not think twice to suggest your web page to anybody who requires direction about this matter.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: